Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) Berencana Right Issue 1,36 Miliar Saham...

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) Berencana Right Issue 1,36 Miliar Saham Baru

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau Right Issue RAAM sebanyak-banyaknya 1.362.724.000 saham baru dengan nilai nominal Rp60 per saham. Aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan untuk mendanai produksi konten kreatif dan ekspansi jaringan bioskop melalui entitas anak. Pelaksanaan rencana ini akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 5 Mei 2026.

Rincian Aksi Korporasi Right Issue RAAM

Perseroan akan menerbitkan saham baru dari portepel dengan jumlah maksimum setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana hasil emisi, setelah dikurangi biaya-biaya, dialokasikan untuk modal kerja produksi film, web series, dan sinetron beserta kegiatan pemasarannya. Selain itu, dana tersebut akan digunakan untuk penyertaan modal pada PT Platinum Sinema.

PT Platinum Sinema merupakan entitas anak yang dimiliki RAAM sebesar 99,99%. Modal ini ditujukan untuk membangun dan mengoperasikan 50 teater baru di berbagai kota di seluruh Indonesia. Pelaksanaan PMHMETD ini menggunakan acuan Laporan Keuangan per 31 Desember 2025 yang telah diaudit.

Jangka waktu antara persetujuan RUPSLB hingga efektifnya pernyataan pendaftaran tidak boleh lebih dari 12 bulan sesuai ketentuan POJK No. 32/2015. Perseroan menegaskan bahwa informasi yang disampaikan bersifat pendahuluan dan dapat berubah paling lambat dua hari kerja sebelum RUPSLB.

Baca juga: RAAM Umumkan Kolaborasi Strategis dengan IRSX Bersama Memperkuat Ekosistem Industri Film Nasional

Jadwal Lengkap Pelaksanaan PMHMETD

Pelaksanaan RUPSLB akan dilakukan secara daring melalui platform eASY.KSEI dan luring di Multivision Tower, Jakarta Selatan. Berikut adalah jadwal penting terkait rencana aksi korporasi tersebut:

Agenda KegiatanTanggal Pelaksanaan
Pemberitahuan mata acara RUPSLB kepada OJK13 Maret 2026
Pengumuman rencana penyelenggaraan RUPSLB27 Maret 2026
Pengumuman Keterbukaan Informasi Penambahan Modal27 Maret 2026
Tanggal pencatatan (recording date) pemegang saham10 April 2026
Pemanggilan RUPSLB kepada pemegang saham13 April 2026
Tambahan informasi atas Keterbukaan Informasi (jika ada)30 April 2026
Pelaksanaan RUPSLB5 Mei 2026
Pengumuman ringkasan risalah RUPSLB7 Mei 2026
Penyampaian risalah RUPSLB kepada OJK dan BEI4 Juni 2026

Kuorum kehadiran RUPSLB disyaratkan harus dihadiri lebih dari $1/2$ bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah. Keputusan rapat dianggap sah jika disetujui oleh lebih dari $1/2$ bagian dari seluruh saham yang hadir.

Analisis Dampak Right Issue RAAM bagi Investor

Pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya dalam PMHMETD ini akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham. Potensi dilusi kepemilikan tersebut diperkirakan mencapai maksimal 16,67%. Penambahan modal ini secara fundamental diharapkan memperkuat neraca keuangan untuk mendukung kinerja pertumbuhan jangka panjang.

Masuknya modal baru akan meningkatkan jumlah saham yang beredar di pasar dari total saat ini sebanyak 6.813.620.000 saham. Investor perlu memperhatikan penetapan harga pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian oleh Direksi berdasarkan mandat RUPSLB.

Peningkatan jumlah teater bioskop melalui PT Platinum Sinema diharapkan menjadi pendorong pendapatan berkelanjutan bagi Perseroan di masa depan. Diversifikasi lokasi bioskop yang sudah ada saat ini mencakup 18 wilayah, termasuk Sidoarjo, Solo, Magelang, hingga Pangkalan Bun.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan dan Struktur Permodalan

Per 28 Februari 2026, modal dasar RAAM tercatat sebesar 20.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp1,2 triliun. Modal ditempatkan dan disetor penuh mencapai 6.813.620.000 saham atau setara Rp408,81 miliar. Berikut adalah rincian kepemilikan saham sebelum pelaksanaan right issue:

  • Ram Jethmal Punjabi: 4.599.467.382 saham (67,50%).
  • PT MNC Digital Entertainment: 619.420.000 saham (9,09%).
  • PT Tripar Multi Image: 46.000.000 saham (0,68%).
  • Masyarakat: 1.548.732.618 saham (22,73%).

Sisa saham dalam portepel tercatat sebanyak 13.186.380.000 saham. Struktur pengurus saat ini dipimpin oleh Ram Jethmal Punjabi sebagai Komisaris Utama dan Ario Bayu Wicaksono sebagai Direktur Utama.

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Penambahan Modal RAAM

FAQ terkait Right Issue RAAM

Berapa rasio pengenceran (dilusi) bagi pemegang saham lama? Pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami dilusi kepemilikan maksimal sebesar 16,67%.

Kapan tanggal terakhir untuk tercatat sebagai pemegang saham yang berhak hadir di RUPSLB? Tanggal pencatatan (recording date) ditetapkan pada 10 April 2026.

Apa kegunaan utama dana hasil right issue ini? Dana akan digunakan untuk modal kerja produksi konten kreatif dan ekspansi 50 teater bioskop baru melalui PT Platinum Sinema.

Siapa yang bertanggung jawab atas pelaksanaan aksi korporasi ini? Direksi Perseroan memiliki kuasa penuh untuk menetapkan harga pelaksanaan dan jumlah saham final setelah mendapat persetujuan RUPSLB.

Poin Penting bagi Investor

  • Jumlah saham baru: Maksimal 1.362.724.000 saham (20% dari modal disetor).
  • Nilai nominal saham baru: Rp60 per saham.
  • Tujuan utama: Produksi film/series dan pembangunan 50 bioskop baru.
  • Risiko utama: Dilusi kepemilikan hingga 16,67% bagi yang tidak ikut serta.
  • Tanggal krusial: RUPSLB pada 5 Mei 2026.

Profil Singkat Perusahaan

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perfilman, mencakup produksi, pascaproduksi, hingga distribusi film. Perseroan juga menjalankan aktivitas perusahaan holding dan pengoperasian bioskop melalui anak usaha.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here