PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) telah merealisasikan rencananya untuk menyalurkan dana sebesar Rp500 miliar kepada anak usahanya, PT Galangan Samudera Madura (GSM). Pendanaan ini merupakan bagian dari hasil penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap II Tahun 2025.Dana tersebut akan dialokasikan sepenuhnya oleh GSM untuk membiayai proyek strategis pembangunan fasilitas galangan kapal (shipyard) di Madura, Jawa Timur. Proyek ini mencakup pembangunan Slipway & Graving Dock, Jetty, Floating Area, serta fasilitas penunjang lainnya seperti workshop, hangar, dan manajemen limbah.
Detail Transaksi:
- Jenis Transaksi: Pemberian pembiayaan dengan skema bagi hasil (Akad Pembiayaan Mudharabah) yang telah ditandatangani pada 29 September 2025.
- Nilai Transaksi: Rp500.000.000.000,00 (lima ratus miliar Rupiah).
- Hubungan Afiliasi: Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena PT Samudera Indonesia Tbk. memiliki 99% saham PT Galangan Samudera Madura.
Menurut manajemen perseroan, langkah ini merupakan bagian dari strategi investasi untuk memperkuat kegiatan usaha di sektor galangan kapal. Pembangunan fasilitas baru ini diharapkan dapat menunjang dan mendukung kegiatan operasional GSM, yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi perseroan dan para pemegang saham.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 September 2025, Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan, Farida Helianti Sastrosatomo, menyatakan bahwa transaksi ini tidak termasuk dalam kategori transaksi material. Nilai transaksi yang setara dengan 4,1% dari total ekuitas perseroan per 30 Juni 2025, masih di bawah ambang batas 20% yang diatur dalam POJK 17/2020. Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!