PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) resmi memutuskan pembagian dividen tunai sebesar USD 7.030.580 atau setara Rp45 per saham berdasarkan hasil RUPST tahun buku 2025. Pembayaran dividen ini dijadwalkan cair pada 10 Juni 2026 kepada pemegang saham yang tercatat pada recording date 21 Mei 2026.
Rincian Pembagian Dividen RATU Tahun Buku 2025
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 7 Mei 2026 menyetujui penggunaan laba bersih tahun berjalan. Perseroan mengalokasikan total dividen sebesar USD 7.030.580 dari laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Nilai dividen Rp45 per saham tersebut dihitung menggunakan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp17.378 per dolar AS per tanggal 4 Mei 2026. Selain untuk dividen, RATU menyisihkan Rp100.000.000 sebagai dana cadangan sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Baca juga: PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) Akuisisi 5% Participating Interest di Wilayah Kerja Kasuri
Jadwal Lengkap Pembayaran Dividen Saham RATU
Berikut adalah tabel jadwal lengkap pelaksanaan pembagian dividen tunai PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU):
| Keterangan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 18 Mei 2026 |
| Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 19 Mei 2026 |
| Cum Dividen di Pasar Tunai | 21 Mei 2026 |
| Ex Dividen di Pasar Tunai | 22 Mei 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham) | 21 Mei 2026 pukul 16.00 WIB |
| Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 10 Juni 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi RUPST PT Raharja Energi Cepu Tbk
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen ini memberikan imbal hasil langsung bagi pemegang saham tanpa menyebabkan dilusi kepemilikan saham. Nilai dividen yang dibayarkan mencerminkan sekitar 46% dari laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2025.
Setelah pembayaran dividen, sisa laba bersih tahun berjalan akan dicatat sebagai laba ditahan (retained earnings) untuk memperkuat struktur modal perseroan. Investor perlu memperhatikan pergerakan harga pada tanggal Ex Dividen untuk mengantisipasi potensi koreksi harga teknis di pasar.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan dan Pengesahan Laporan
Pemegang saham telah mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan tersebut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, dkk.
Posisi laba ditahan Perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar USD 33.727.787. Kehadiran pemegang saham dalam RUPST mencapai 69,849% dari total saham yang ditempatkan, sehingga keputusan rapat dinyatakan sah dan memenuhi kuorum.
FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)
1. Berapa besaran dividen per saham RATU tahun 2026?
Besaran dividen tunai yang dibagikan adalah Rp45 per lembar saham.
2. Kapan batas terakhir membeli saham RATU agar dapat dividen?
Investor harus memiliki saham selambatnya pada tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler, yaitu 18 Mei 2026.
3. Mengapa penyelenggaraan RUPSLB RATU ditunda?
RUPSLB ditunda karena adanya tanggapan lanjutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang masih diproses perseroan.
Poin Penting bagi Investor
- Total Dividen: USD 7.030.580 (setara Rp122,17 miliar).
- Dividen Per Saham: Rp45.
- Kurs Konversi: Rp17.378 per USD.
- Laba Bersih 2025: USD 15.264.750.
- Status Laporan Keuangan: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Profil Singkat Perusahaan
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) adalah perusahaan publik yang bergerak di sektor energi, khususnya dalam kegiatan eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi di Indonesia. Perseroan berkantor pusat di Jakarta Pusat dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin