Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPT Perma Plasindo Tbk (BINO) Rampungkan Proses Likuidasi Dua Anak Usaha

PT Perma Plasindo Tbk (BINO) Rampungkan Proses Likuidasi Dua Anak Usaha

PT Perma Plasindo Tbk (BINO) secara resmi mengumumkan hasil akhir dari proses likuidasi dua anak usahanya, yaitu PT Anugraha Karsa Solusi Industria (AKSI) dan PT APLI Stationery. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Januari 2026, langkah hukum ini merupakan bagian dari penataan struktur grup perusahaan.

Laporan tersebut ditandatangani oleh Lie Fonda selaku Direktur sekaligus Corporate Secretary perusahaan. Keputusan pembubaran dan likuidasi ini telah melalui prosedur hukum yang berlaku, termasuk pengumuman resmi di media massa untuk memenuhi ketentuan regulasi yang ada di Indonesia.

Detail Proses Likuidasi PT Perma Plasindo Tbk (BINO)

Berdasarkan pengumuman hasil akhir proses likuidasi yang terbit pada tanggal 27 Januari 2026 melalui surat kabar Harian Ekonomi Neraca, manajemen PT Perma Plasindo Tbk (BINO) mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan pembubaran PT AKSI dan PT APLI Stationery telah selesai.

Proses formal ini didasarkan pada Akta No. 76 dan 77 tertanggal 26 Januari 2026 yang dibuat di hadapan Notaris Audrey Tedja, S.H., M.Kn., di Jakarta Barat. Dalam akta tersebut, diputuskan beberapa poin krusial sebagai berikut:

  1. Penerimaan Laporan Pertanggungjawaban: Para pemegang saham secara resmi menerima laporan pertanggungjawaban hasil likuidasi yang diajukan oleh Likuidator.
  2. Pengesahan Laporan: Dilakukan pengesahan secara hukum atas Laporan Pertanggungjawaban Likuidator.
  3. Kebijakan Honorarium: Para pihak menyetujui untuk tidak memberikan honorarium kepada Likuidator Perseroan.
  4. Pembebasan Tanggung Jawab (Acquit et de Charge): Memberikan pembebasan dan pelepasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Likuidator atas tindakan yang dilakukan selama proses likuidasi. Hal yang sama juga diberikan kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris selama masa jabatan mereka di anak usaha tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Pasal 152 ayat 3 Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT) Nomor 40 Tahun 2007, yang mengatur mengenai kewajiban pelaporan hasil akhir likuidasi kepada menteri dan pengumuman dalam surat kabar.

Dampak Terhadap Kondisi Keuangan dan Operasional

Manajemen PT Perma Plasindo Tbk (BINO) menegaskan bahwa penyelesaian proses likuidasi kedua anak usaha tersebut tidak memberikan dampak negatif yang signifikan bagi kelangsungan usaha emiten. Dalam laporannya, disebutkan bahwa transaksi atau aksi korporasi ini tidak mengandung benturan kepentingan.

Lebih lanjut, perusahaan menyatakan bahwa likuidasi ini tidak berdampak material yang merugikan terhadap kondisi keuangan Perseroan secara konsolidasi. Penataan struktur anak usaha seringkali dilakukan oleh perusahaan publik untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memfokuskan sumber daya pada unit bisnis yang lebih produktif atau sejalan dengan strategi jangka panjang grup.


Poin Penting bagi Investor

  • Status Hukum: Proses likuidasi PT AKSI dan PT APLI Stationery telah mencapai tahap akhir dan memiliki kekuatan hukum melalui akta notaris.
  • Efisiensi Struktur: Likuidasi anak usaha yang tidak aktif dapat mengurangi beban administratif dan biaya kepatuhan di tingkat grup.
  • Kesehatan Finansial: Tidak ada dampak material yang merugikan pada posisi keuangan BINO, memberikan kepastian bagi pemegang saham mengenai stabilitas fundamental perusahaan.
  • Transparansi: Perusahaan telah memenuhi kewajiban keterbukaan informasi sesuai regulasi OJK dan UUPT.

Profil Singkat Perusahaan

Profil Singkat Perusahaan PT Perma Plasindo Tbk (BINO) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1992, kegiatan usaha BINO adalah sebagai perusahaan holding yang menaungi perusahaan dibawah BINO Group. BINO Group memproduksi dan mendistribusikan peralatan kantor dengan merek internasional dan setiap produknya merupakan pemimpin dalam segmen pasarnya masing-masing. BINO Group mendistribusikan merek-merek antara lain: Bantex, Elba, Linex, APLI, XYRON (stationery perkantoran). LYRA, GIOTTO, Milan (stationery sekolah). Canson Paper, COPIC Marker, DAS (stationery fine art & craft). Kertas HVS Sinar Dunia, Bola Dunia (stationery umum), dan beberapa merk stationery terkenal lainnya.

Sumber Informasi: File Keterbukaan Informasi BINO

Baca juga: PT Perma Plasindo Tbk (BINO) Raih Kontrak Penjualan Rp35 Miliar dari Deli Group


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here