Emiten distributor resmi pengemasan industri, PT Mitra Pack Tbk (PTMP), secara resmi mengumumkan rencana rangkaian transaksi material dan afiliasi yang mencakup divestasi anak usaha serta pembelian aset strategis. Langkah strategis ini mencakup penjualan seluruh kepemilikan saham Perseroan di PT Master Print Tbk (PTMR) kepada Deep Source Pte. Ltd., sebuah perusahaan asal Singapura, senilai Rp141,35 miliar. Selain divestasi, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) juga berencana melakukan restrukturisasi internal dengan membeli kembali aktiva dan kewajiban milik PTMR serta aset tetap milik pengendali Perseroan.
Detail Divestasi PTMR dan Ekspansi Deep Source Pte. Ltd.
Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 23 Januari 2026, manajemen PT Mitra Pack Tbk (PTMP) menjelaskan bahwa Perseroan telah menandatangani Conditional Shares Purchase Agreement (CSPA) pada 11 November 2025 yang kemudian diadendum pada 22 Januari 2026. Perseroan akan menjual 1.457.280.000 lembar saham PTMR yang mewakili 76,42% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor kepada Deep Source Pte. Ltd..
Deep Source Pte. Ltd. sendiri merupakan perusahaan terbatas tertutup yang berdomisili di Singapura dan bergerak di bidang perdagangan komoditas seperti bijih besi dan nikel. Nilai transaksi penjualan saham ini didasarkan pada laporan penilaian independen yang menetapkan nilai pasar wajar sebesar Rp142,78 miliar untuk total 77,19% saham (termasuk milik perorangan). Manajemen menyatakan bahwa alasan divestasi ini adalah untuk optimalisasi portofolio investasi dan penguatan struktur permodalan Perseroan.
Transaksi Afiliasi dan Pembelian Aset Strategis
Selain melakukan pelepasan saham, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) menjalankan rencana pembelian aset sebagai bagian dari restrukturisasi internal. Rangkaian transaksi ini meliputi:
- Pembelian Aset Tetap dari Ardi Kusuma: Perseroan akan membeli aset tetap berupa gedung kantor dan gudang milik Ardi Kusuma senilai Rp37,43 miliar. Transaksi ini bersifat afiliasi karena Ardi Kusuma menjabat sebagai Direktur Utama sekaligus pengendali Perseroan.
- Pembelian Aktiva dan Kewajiban PTMR: Perseroan berencana mengambil alih aktiva dan kewajiban milik PTMR senilai Rp102,18 miliar.
- Akuisisi Saham PT Global Putra Kusuma (GPK): Sebagai bagian dari pembelian aktiva PTMR, Perseroan akan mengambil alih 99,00% saham GPK yang sebelumnya dimiliki oleh PTMR dengan nilai perolehan Rp29,60 miliar.
Langkah ini bertujuan untuk menyatukan pengelolaan bisnis, aset, dan kewajiban agar dikelola langsung oleh Perseroan, sehingga struktur operasional dan keuangan menjadi lebih efisien dan terintegrasi.
Penilaian Independen atas Aset Tetap Strategis
Berdasarkan dokumen laporan penilaian, terdapat empat laporan penilaian utama yang menjadi dasar dari rencana transaksi PT Mitra Pack Tbk (PTMP). Berikut adalah detail mendalam mengenai masing-masing penilaian tersebut:
1. Penilaian Saham PT Master Print Tbk (PTMR)
Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Syarif, Endang dan Rekan untuk menentukan nilai pasar wajar atas 77,19% saham PTMR.
- Objek Penilaian: Sebanyak 77,19% saham PTMR yang terdiri dari 76,42% milik Perseroan dan 0,77% milik Ardi Kusuma.
- Pendekatan dan Metode:
- Pendekatan Pendapatan (Income Approach): Menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF).
- Pendekatan Pasar (Market Approach): Menggunakan metode Guideline Publicly Traded Company Method (GPTC).
- Kesimpulan Nilai: Rp142.784.000.000 per tanggal 30 September 2025.
- Asumsi Utama: Menggunakan proyeksi keuangan yang disesuaikan untuk mencerminkan kewajaran kemampuan pencapaian manajemen (fiduciary duty).
2. Penilaian Aset Tetap Milik Ardi Kusuma
Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Ihot, Dollar dan Raymond terhadap properti pribadi Ardi Kusuma yang akan dibeli oleh Perseroan.
- Objek Penilaian: Empat aset berupa rumah kantor (Rukan) di Perumahan Duta Garden, gedung kantor di Jl. DR. Sitanala Tangerang, dan gudang di Jl. Nusa Indah Tangerang.
- Pendekatan dan Metode:
- Pendekatan Pasar: Digunakan terutama untuk objek Rukan dan gudang.
- Pendekatan Pendapatan: Menggunakan metode DCF khusus untuk gedung kantor.
- Pendekatan Biaya (Cost Approach): Digunakan untuk gedung kantor dan gudang sebagai perbandingan nilai fisik.
- Kesimpulan Nilai: Rp37.430.100.000 per tanggal 30 September 2025.
3. Penilaian Saham PT Global Putra Kusuma (GPK)
Laporan ini disusun oleh KJPP Syarif, Endang dan Rekan terkait pengalihan kepemilikan GPK dari PTMR ke Perseroan.
- Objek Penilaian: 99,00% saham GPK.
- Pendekatan dan Metode: Sama seperti penilaian saham PTMR, yaitu menggunakan Pendekatan Pendapatan (metode DCF) dan Pendekatan Pasar (metode GPTC).
- Kesimpulan Nilai: Rp29.601.000.000 per tanggal 30 September 2025.
4. Penilaian Aset Operasional PTMR
Penilaian ini mencakup seluruh aset fisik PTMR yang akan diambil alih oleh Perseroan.
- Objek Penilaian: Tanah dan bangunan gudang di Sidoarjo, ruko di Jakarta Pusat, kendaraan, alat berat, mesin packaging, inventaris kantor, hingga persediaan alat pengemasan.
- Pendekatan dan Metode: Seluruh kategori properti dan aset bergerak ini dinilai menggunakan kombinasi Pendekatan Pasar dan Pendekatan Biaya.
- Kesimpulan Nilai: Rp26.758.966.500 per tanggal 30 September 2025.
- Catatan Khusus: Penilaian dilakukan secara retrospektif dengan inspeksi fisik menggunakan metode sampling (terutama untuk inventaris) dan dokumentasi foto untuk kendaraan yang sedang beroperasi (mobile).
5. Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion)
KJPP Syarif, Endang & Rekan juga memberikan opini mengenai kewajaran nilai transaksi secara keseluruhan.
- Uji Batas Atas/Bawah: Penilai menggunakan parameter OJK yang menyatakan nilai transaksi dianggap wajar jika selisihnya tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian.
- Hasil Analisis: * Untuk divestasi PTMR, nilai rencana transaksi (Rp142,78 miliar) lebih tinggi 6,63% dari nilai pasar (Rp133,90 miliar), sehingga tetap berada dalam batas wajar.
- Untuk pembelian aset dan GPK, nilai transaksi dianggap identik (selisih 0%) dengan nilai pasar hasil penilaian, sehingga dinyatakan wajar.
Poin Penting bagi Investor
Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi tersebut, berikut adalah poin-poin krusial yang perlu diperhatikan oleh pemegang saham dan investor:
- Nilai Transaksi Material: Rencana transaksi divestasi PTMR memiliki nilai yang melebihi 50% dari ekuitas Perseroan (mencapai 75,10% dari ekuitas per 30 September 2025), sehingga wajib mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
- Status Kewajaran: Penilai independen KJPP Syarif, Endang dan Rekan telah memberikan opini “Wajar” atas rencana transaksi pengambilalihan saham dan pembelian aset tersebut.
- Jadwal RUPSLB: Perseroan berencana menyelenggarakan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) dan RUPSLB Independen pada tanggal 3 Maret 2026 untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana ini.
- Dampak Keuangan: Pelaksanaan rencana transaksi diharapkan meningkatkan likuiditas dan memperkuat posisi keuangan konsolidasian Perseroan melalui penyederhanaan struktur organisasi.
- Kondisi Keuangan PTMR: Hingga 30 September 2025, PTMR mencatatkan total aset sebesar Rp143,77 miliar dengan laba bersih periode berjalan yang mengalami rugi sebesar Rp10,50 miliar.
Profil Singkat Perusahaan PT Mitra Pack Tbk (PTMP) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan barang-barang industry pengemasan seperti coding, marking & labelling beserta consumable nya, product inspection seperti metal detector, Xray inspection system, check-weigher dan food packaging (pengemasan makanan). Perseroan juga menyediakan suku cadang dan servis (after sales) kepada para pelanggannya.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!