Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightPT Matahari Department Store Tbk (LPPF) Bagi Dividen Rp 250 per Saham,...

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) Bagi Dividen Rp 250 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengumumkan pembagian dividen tunai final sebesar Rp 250 per saham dari laba bersih tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada tanggal 15 April 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2026 bagi para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada recording date.

Rincian Aksi Korporasi Dividen Final LPPF 2025

Perseroan akan membagikan dividen tunai final dengan nilai nominal Rp 250 (dua ratus lima puluh Rupiah) untuk setiap lembar saham yang dimiliki investor. Total alokasi dividen ini berasal dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya secara berkala.

Pembagian dividen ini mengacu pada Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00023/BEI/03-2015 mengenai jadwal dan tata cara pembagian dividen. Penentuan pihak yang berhak atas dividen dilakukan berdasarkan nama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) hingga batas waktu 27 April 2026 pukul 16.00 WIB.

Jadwal Lengkap Pembagian Dividen

Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan pembagian dividen final PT Matahari Department Store Tbk untuk tahun buku 2025:

KeteranganTanggal
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)15 April 2026
Penyampaian Jadwal Pembagian Dividen melalui IDXnet16 April 2026
Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi23 April 2026
Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi24 April 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai27 April 2026
Ex Dividen di Pasar Tunai28 April 2026
Batas Akhir Pencatatan (Recording Date)27 April 2026
Pembayaran Dividen Final04 Mei 2026

Para investor diharapkan memperhatikan tanggal cum dividen agar tetap berhak menerima pembayaran tersebut. Transaksi yang dilakukan setelah tanggal ex dividen tidak akan menyertakan hak atas dividen tahun buku 2025 ini.

Dampak bagi Investor

Pembagian dividen sebesar Rp 250 per saham ini memberikan kepastian pendapatan pasif (passive income) bagi para pemegang saham LPPF. Investor perlu memperhatikan potensi terjadinya dividend trap, di mana harga saham cenderung terkoreksi pada tanggal ex dividen sebesar atau mendekati nilai dividen yang dibagikan.

Bagi pemegang saham individu dalam negeri, dividen ini dapat dikecualikan dari objek pajak jika diinvestasikan kembali di wilayah Indonesia dalam jangka waktu tertentu. Jika tidak diinvestasikan kembali, maka dividen akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan wajib disetor sendiri oleh Wajib Pajak terkait.

Bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri, dividen ini dikecualikan dari objek pajak dan Perseroan tidak akan melakukan pemotongan PPh. Investor asing dapat memanfaatkan tarif Pajak Penghasilan Pasal 26 yang lebih rendah sesuai Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dengan menyerahkan Surat Keterangan Domisili (SKD) atau Form DGT.

Baca juga: Strategi manajemen risiko saham untuk menjaga keberlangsungan modal investasi

Kondisi Keuangan Terkait

Dana yang digunakan untuk pembayaran dividen ini sepenuhnya berasal dari laba bersih Perseroan pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan kemampuan operasional perusahaan dalam menghasilkan keuntungan yang dapat didistribusikan kepada pemegang saham.

Meskipun membagikan dividen dalam jumlah signifikan, investor perlu terus memantau kinerja arus kas bebas (free cash flow) perusahaan di masa depan. Pengelolaan modal yang efektif sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan bisnis ritel di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Baca juga: LPPF LK Q2 2025 Free Cash Flow Positif Rp 653 Miliar Namun Saldo Kas Anjlok 52 Apakah Sustainable?

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Jadwal Dividen LPPF 2025

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Berapa nilai dividen LPPF per lembar saham tahun 2026? Nilai dividen final yang dibagikan adalah Rp 250 per saham dari laba bersih tahun buku 2025.

2. Kapan batas akhir kepemilikan saham agar berhak menerima dividen LPPF? Batas akhir kepemilikan saham (cum dividen) di pasar reguler adalah tanggal 23 April 2026.

3. Bagaimana kebijakan pajak untuk dividen LPPF bagi investor ritel? Dividen dikecualikan dari objek pajak jika diinvestasikan kembali di dalam negeri sesuai syarat UU Cipta Kerja; jika tidak, maka dikenakan PPh sesuai peraturan yang berlaku.

4. Kapan dividen LPPF akan masuk ke rekening investor? Dividen akan dibayarkan secara serentak pada tanggal 4 Mei 2026.

Poin Penting bagi Investor

  • Nilai dividen tunai: Rp 250 per saham.
  • Tanggal Cum Dividen (Pasar Reguler): 23 April 2026.
  • Tanggal Recording Date: 27 April 2026 pukul 16.00 WIB.
  • Tanggal Pembayaran: 4 Mei 2026.
  • Ketentuan Pajak: Bebas pajak bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri dan individu dengan syarat investasi kembali.
  • Administrasi Saham Warkat: Dilakukan melalui Biro Administrasi Efek PT Sharestar Indonesia.

Profil Singkat Perusahaan

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) adalah salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia yang berfokus pada penjualan pakaian, aksesori, tas, sepatu, kosmetik, dan peralatan rumah tangga. Perusahaan ini memiliki jaringan gerai yang luas di berbagai kota di seluruh Indonesia. LPPF dikenal sebagai pemain utama di sektor ritel modern dengan target pasar kelas menengah.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments