PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) berencana melakukan penambahan kegiatan usaha baru melalui KBLI 46739 dan KBLI 81100 dengan total investasi modal kerja tambahan mencapai Rp1,89 miliar dari kas internal. Langkah strategis ini mencakup perdagangan besar bahan konstruksi dan jasa penunjang fasilitas untuk meningkatkan daya saing perseroan di sektor minyak dan gas bumi. Keputusan final mengenai aksi korporasi ini akan ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 20 Mei 2026.
Rincian Aksi Korporasi Penambahan Kegiatan Usaha RGAS
Perseroan akan menambah bidang usaha KBLI 46739 yang meliputi perdagangan besar bahan konstruksi, perkakas, perlengkapan perpipaan, dan peralatan pemanas lainnya. Investasi untuk bidang usaha ini diperkirakan membutuhkan biaya investasi dan modal kerja tambahan sebesar Rp1.092.484.000 mulai tahun 2026.
Bidang usaha baru ini dipilih berdasarkan pengalaman perseroan dalam menyelesaikan berbagai proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) di industri migas. Perseroan menegaskan bahwa seluruh pendanaan untuk ekspansi ini akan menggunakan sumber dana internal atau kas perusahaan tanpa mencari pendanaan eksternal.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Jadwal Lengkap RUPS Terkait Perubahan Anggaran Dasar
Pelaksanaan penambahan kegiatan usaha ini mewajibkan perseroan untuk mengubah Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. Persetujuan pemegang saham akan diminta secara resmi melalui mekanisme RUPS yang diselenggarakan di Jakarta.
Berikut adalah rincian jadwal penting terkait rencana aksi korporasi RGAS:
| Agenda Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Pengumuman RUPS | 13 April 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham) | 27 April 2026 |
| Pemanggilan RUPS | 28 April 2026 |
| Pelaksanaan RUPS | 20 Mei 2026 |
| Lokasi RUPS | Park Hotel Cawang, Jakarta Timur |
Baca juga: Duel Marga Gas: PGAS vs CGAS vs RGAS
Dampak bagi Investor dan Pemegang Saham
Penambahan kegiatan usaha ini diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan dalam jangka panjang. Berdasarkan laporan studi kelayakan, proyek ini dianggap menguntungkan karena memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan biaya modal.
Investor perlu memperhatikan bahwa ekspansi ini menggunakan kas internal sepenuhnya, sehingga tidak ada risiko dilusi saham bagi pemegang saham lama. Namun, penggunaan kas internal ini akan mempengaruhi saldo aset lancar perseroan untuk sementara waktu guna membiayai modal kerja awal.
Dampak operasional lainnya adalah peningkatan kapasitas perseroan dalam memenangkan proyek EPC migas karena kini memiliki izin perdagangan bahan konstruksi secara mandiri. Hal ini diharapkan dapat menciptakan efisiensi biaya dalam pengadaan material untuk proyek-proyek di masa depan.
Analisis Kelayakan Bisnis dan Kondisi Keuangan
Lembaga Penilai Independen KJPP Syarif, Endang & Rekan telah menyatakan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha RGAS adalah layak secara finansial. Hasil analisis menunjukkan nilai Net Present Value (NPV) untuk KBLI 46739 sebesar Rp2.118.758.000.
Rasio Internal Rate of Return (IRR) untuk proyek KBLI 46739 tercatat sebesar 43,37%, jauh di atas tingkat diskonto sebesar 10,37%. Indeks profitabilitas (Profitability Index) proyek tersebut berada di atas angka 1, yaitu 2,92 untuk KBLI 46739. Perseroan memperkirakan masa pengembalian investasi (Payback Period) akan tercapai dalam kurun waktu sekitar 4 tahun 10 bulan hingga 4 tahun 11 bulan.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Penambahan Kegiatan Usaha RGAS
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Mengapa RGAS menambah kegiatan usaha baru? RGAS bertujuan meningkatkan daya saing di industri minyak dan gas bumi serta memperluas jangkauan layanan melalui perdagangan bahan konstruksi dan jasa penunjang fasilitas.
2. Berapa total investasi yang disiapkan perseroan? Total modal kerja tambahan untuk KBLI baru tersebut adalah Rp1.092.484.000 untuk KBLI 46739.
3. Apakah aksi korporasi ini akan menyebabkan dilusi saham? Tidak, karena pendanaan ekspansi ini berasal sepenuhnya dari kas internal perusahaan, bukan melalui penerbitan saham baru atau rights issue.
Poin Penting bagi Investor
- Status Kelayakan: Penilai independen menyatakan rencana ekspansi layak dengan IRR di atas 40%.
- Sumber Dana: 100% menggunakan kas internal, meminimalkan beban utang baru.
- Jadwal RUPS: Persetujuan akhir akan ditentukan pada 20 Mei 2026.
- Efisiensi: Penambahan KBLI perdagangan bahan konstruksi mendukung integrasi vertikal pada proyek EPC perseroan.
Profil Singkat Perusahaan
PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) adalah perusahaan terbuka yang berkedudukan di Bekasi dan fokus pada jasa penunjang industri gas. Kegiatan usaha utamanya mencakup penyediaan suku cadang serta layanan Engineering, Procurement, and Construction (EPC). Perseroan telah melantai di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2023.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!