PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) merencanakan aksi korporasi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue) sebanyak-banyaknya 12.390.094.754 saham baru bernilai nominal Rp15 per saham. Perseroan menerbitkan rights issue IRSX 2026 ini bersamaan dengan penerbitan maksimal 1.858.514.214 Waran Seri II sebagai insentif pemegang saham. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan, mendanai ekspansi belanja modal (capex), serta menambah modal kerja (opex) perseroan dan anak perusahaan.
Rincian Rights Issue IRSX 2026
Berdasarkan keterbukaan informasi, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 12.390.094.754 saham baru yang mewakili 66,67% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I. Setiap saham baru memiliki nilai nominal sebesar Rp15 per saham.
Penerbitan saham baru ini disertai penerbitan Waran Seri II sebanyak-banyaknya 1.858.514.214 unit. Setiap pemegang 100 saham baru hasil pelaksanaan rights issue IRSX 2026 berhak memperoleh 15 Waran Seri II secara gratis. Setiap 1 Waran Seri II memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan dengan nilai nominal Rp15 pada harga pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian.
Jadwal Lengkap RUPSLB IRSX
Perseroan telah menyusun tahapan jadwal pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham. Seluruh rangkaian pelaksanaan rights issue IRSX 2026 akan direalisasikan dalam jangka waktu maksimal 12 bulan setelah persetujuan RUPSLB disahkan.
| No. | Kegiatan | Tanggal |
| 1 | Pemberitahuan Agenda RUPSLB ke OJK | 10 Agustus 2026 |
| 2 | Iklan Pengumuman RUPSLB | 18 Agustus 2026 |
| 3 | Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Mengikuti RUPSLB (Recording Date) | 1 September 2026 |
| 4 | Iklan Pemanggilan RUPSLB | 2 September 2026 |
| 5 | Pelaksanaan RUPSLB | 24 September 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi IRSX – Bursa Efek Indonesia
Dampak bagi Investor
Pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya dalam rights issue IRSX 2026 akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham (dilusi) hingga sebesar 66,67%. Penambahan modal disetor ini akan memperbesar porsi ekuitas dan aset sehingga memperkuat struktur permodalan perseroan.
Seluruh dana hasil PMHMETD I setelah dikurangi biaya emisi dialokasikan untuk ekspansi bisnis, baik berupa investasi belanja modal (capex) maupun modal kerja (opex). Sementara itu, dana dari hasil pelaksanaan Waran Seri II secara penuh diperuntukkan bagi modal kerja operasional.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Rencana transaksi penambahan modal ini memperkuat posisi neraca keuangan perseroan melalui peningkatan ekuitas kas dan aset. Peningkatan ekuitas tersebut secara langsung menurunkan rasio utang (gearing ratio) perseroan sehingga ruang pendanaan menjadi lebih sehat.
Struktur modal disetor yang lebih tinggi meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia. Manajemen memastikan peningkatan permodalan ini akan meningkatkan fleksibilitas pendanaan dalam mendudung ekspansi grup usaha.
FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)
Berapa persen potensi dilusi bagi pemegang saham IRSX yang tidak mengeksekusi HMETD?
Pemegang saham yang tidak mengeksekusi HMETD akan mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) maksimal sebesar 66,67%.
Apa rasio kepemilikan Waran Seri II yang didapatkan investor?
Pemegang saham mendapatkan 15 unit Waran Seri II secara gratis untuk setiap 100 saham baru yang dilaksanakan dari rights issue.
Kapan RUPSLB persetujuan rights issue IRSX digelar?
RUPSLB persetujuan penambahan modal IRSX diselenggarakan pada tanggal 24 September 2026.
Untuk apa penggunaan dana hasil PMHMETD I dan Waran Seri II?
Dana PMHMETD I digunakan untuk ekspansi bisnis (capex dan opex), sedangkan dana pelaksanaan Waran Seri II digunakan seluruhnya untuk modal kerja (opex).
Poin Penting bagi Investor
- IRSX menerbitkan sebanyak-banyaknya 12,39 miliar saham baru (rights issue) dengan nilai nominal Rp15 per saham.
- Waran Seri II diterbitkan secara gratis sebagai insentif dengan rasio 100 : 15.
- Potensi dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham yang tidak berpartisipasi mencapai 66,67%.
- Perolehan dana dialokasikan untuk belanja modal (capex) dan modal kerja (opex) perseroan beserta entitas anak.
- Tanggal recording date untuk menghadiri RUPSLB ditetapkan pada 1 September 2026, diikuti RUPSLB pada 24 September 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) merupakan perusahaan terbuka yang bergerak di bidang aktivitas pemrograman komputer, periklanan, perdagangan besar peralatan telekomunikasi, produksi film dan program televisi, serta pemrograman berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) melalui anak perusahaan. Perusahaan beroperasional di Tangerang Selatan, Banten, dengan pengendali utama PT Matra Tri Abadi.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin