PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) secara resmi melaporkan adanya transaksi afiliasi yang melibatkan entitas anak perusahaannya pada akhir Februari 2026. Langkah ini dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan regulasi pasar modal terkait keterbukaan informasi transaksi afiliasi.
Laporan tersebut disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bentuk transparansi perusahaan publik. Manajemen PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengonfirmasi bahwa seluruh prosedur telah sesuai dengan peraturan yang berlaku di industri hulu minyak dan gas bumi.+1
Detail Transaksi Afiliasi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan Entitas Anak
Transaksi ini melibatkan penandatanganan kontrak penyediaan barang long lead berdasarkan mekanisme blanket order. Pihak-pihak yang terlibat dalam kesepakatan ini adalah Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd (EEES) dan Konsorsium MRE-EDU.
Konsorsium tersebut terdiri dari PT Mitra Raya Energi dan PT Energi Drilling Utama (EDU) yang bertindak sebagai pelaksana pekerjaan. Kontrak pengadaan barang ini memiliki estimasi nilai maksimum sebesar USD 13.084.391,55 atau setara dengan tiga belas juta delapan puluh empat ribu tiga ratus sembilan puluh satu Dolar Amerika Serikat.
Berdasarkan dokumen resmi, jangka waktu pelaksanaan kontrak ini ditetapkan selama 17 bulan sejak tanggal penandatanganan. Penandatanganan dokumen kontrak dengan nomor DRL/EES/2026/004 tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2026.
Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merupakan pemilik tidak langsung atas 100% saham di EEES dan EDU. Oleh karena itu, transaksi ini mendapatkan pengecualian sesuai dengan ketentuan Pasal 6 ayat (1) huruf (b) angka (1) POJK 42/2020.
Meskipun melibatkan nilai yang cukup signifikan, manajemen menegaskan bahwa transaksi ini tidak berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha. Kondisi keuangan, hukum, dan kegiatan operasional perusahaan induk tetap stabil dan tidak terganggu oleh adanya pengadaan ini.
Manajemen PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) senantiasa berkomitmen untuk mematuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Laporan ini juga ditembuskan kepada Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II untuk pengawasan lebih lanjut.
Poin Penting bagi Investor
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melaporkan transaksi afiliasi pengadaan barang pada 27 Februari 2026.
- Pihak pemberi kerja adalah Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd (EEES).
- Pelaksana pekerjaan adalah Konsorsium antara PT Mitra Raya Energi dan PT Energi Drilling Utama (EDU).
- Nilai maksimum kontrak yang disepakati mencapai USD 13.084.391,55.
- Jangka waktu pengerjaan pengadaan barang ditetapkan selama 17 bulan.
- Kepemilikan saham ENRG pada EEES dan EDU mencapai 100% secara tidak langsung.
- Transaksi ini tidak berdampak pada kondisi keuangan atau operasional emiten secara material.
Profil Singkat Perusahaan
PT Energi Mega Persada Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas kantor pusat dengan fokus pada sektor energi. Perusahaan ini terlibat aktif dalam bisnis eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak serta gas bumi baik di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore). Operasional infrastruktur minyak dan gas bumi dilakukan melalui berbagai perusahaan anak yang tersebar di wilayah strategis.
Sumber Data Utama: Laporan Informasi dan Fakta Material ENRG
Baca Juga:
- Kinerja Keuangan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Tahun 2025
- Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!