PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), emiten perhotelan yang berbasis di Bali, berencana melakukan aksi korporasi dalam bentuk Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Langkah ini dilakukan sebagai strategi memperkuat struktur permodalan perusahaan guna menunjang pertumbuhan bisnis dan pengembangan usaha ke depan.
Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham Perseroan dalam RUPSLB yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 Juli 2025
Profil Perusahaan
Didirikan pada tahun 2000, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan dan real estat. Perseroan berkantor pusat di Jalan Belimbing Sari, Desa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali, lokasi yang dikenal sebagai kawasan eksklusif wisata.
Per Juni 2025, komposisi pemegang saham BUVA adalah sebagai berikut:
- PT Nusantara Utama Investama sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi 61,5014%,
- PT Mitra Sawit Baru sebesar 9,1950%, dan
- Publik (di bawah 5%) menguasai sisa 29,3036% saham.
Struktur manajemen BUVA saat ini dipimpin oleh Astini Bernawati Oudang sebagai Komisaris Utama, serta Satrio yang menjabat sebagai Direktur Utama.
Detail Rencana Rights Issue
Dalam keterbukaan informasi kepada publik, BUVA menyampaikan bahwa jumlah saham baru yang akan diterbitkan mencapai sebanyak-banyaknya 4,8 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp50 per saham. Jumlah ini setara dengan 23,31% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan saat ini.
Dana hasil penerbitan saham baru tersebut, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk:
- Pengembangan usaha,
- Belanja modal (capital expenditure), dan/atau
- Pelunasan kewajiban BUVA maupun entitas anak usahanya.
Namun, bagi pemegang saham yang memilih tidak menggunakan haknya dalam rights issue ini, akan mengalami potensi dilusi kepemilikan maksimal sebesar 18,90%.
Jadwal Penting RUPSLB
Berikut jadwal pelaksanaan aksi korporasi rights issue yang telah diumumkan manajemen:
| Tahapan | Tanggal |
| Pengumuman Rencana RUPSLB | 13 Juni 2025 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham Berhak Hadir) | 26 Juni 2025 |
| Pemanggilan RUPSLB | 30 Juni 2025 |
| Pelaksanaan RUPSLB | 22 Juli 2025 |
| Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB | 24 Juli 2025 |
Kesimpulan:
Langkah BUVA melakukan rights issue menjadi sinyal kuat atas komitmen perusahaan untuk memperkuat fundamental keuangan di tengah tantangan sektor perhotelan. Bagi investor, aksi korporasi ini perlu dicermati, baik dari sisi potensi pertumbuhan maupun risiko dilusi saham yang ditimbulkan.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!