- Penurunan laba perusahaan disebabkan oleh masuknya kompetitor baru di industri steel drum, kenaikan harga bahan baku dan tenaga kerja, serta pembayaran kewajiban terhadap kreditur.
- Laba ditahan digunakan sebesar Rp100 juta untuk dana cadangan dan sisanya memperkuat modal kerja perusahaan.
- Tidak ada pergantian Direksi di tahun ini. Direksi dan Komisaris tetap melanjutkan masa jabatan dengan susunan yang sama.
- Strategi untuk meningkatkan pendapatan dilakukan dengan menyesuaikan margin agar tetap kompetitif dan menjaga kapasitas produksi tetap terisi.
- Capex tahun 2025 sebesar Rp30 miliar dialokasikan untuk pengembangan line produksi baru (Steel Drum Open Full Open Head), yang bersumber dari operasional dan dana eksternal.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!
📈 https://bit.ly/pintarsahamid