PT Prodia Diagnostic Line (Proline) merayakan penyelesaian pabrik kedua mereka di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.
Pabrik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan produk diagnostik dan In vitro Diagnostic (IVD) di Indonesia dengan standar mutu global.
Hadir dalam acara topping-off tersebut adalah Cristina Sandjaja selaku Direktur Proline, yang menegaskan bahwa pabrik baru ini akan meningkatkan kapasitas produksi diagnostik in vitro mereka.
Dengan anggaran CAPEX sebesar Rp140 miliar, Proline berencana mengembangkan berbagai produk baru untuk memperkuat posisinya dalam industri alat kesehatan IVD di Indonesia.
Ekspansi ini tidak hanya mendukung kemandirian alat kesehatan di Indonesia, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan kesehatan nasional.
Dengan penambahan pabrik kedua ini, Proline berkomitmen untuk memastikan ketersediaan produk in vitro diagnostik berkualitas tinggi, memenuhi standar global, dan mendorong pengembangan teknologi di dalam negeri.


