Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPra Penjualan Kuartal Pertama Nanjak 112%, Pani Catat Omzet Rp987 Miliar

Pra Penjualan Kuartal Pertama Nanjak 112%, Pani Catat Omzet Rp987 Miliar

Jakarta, 29 April 2026 PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2). Proyek ini merupakan sebuah kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten.

Kawasan ini didukung oleh konektivitas yang terintegrasi menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta melalui Tol KATARAJA. PANI mengusung konsep pengembangan kawasan dengan filosofi gaya hidup dinamis dan modern, serta senantiasa berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar.

Sebagai emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, PANI menawarkan peluang investasi yang menjanjikan melalui portofolio proyek yang solid. Pertumbuhan kawasan PIK2 dinilai sangat pesat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan reputasi dan komitmen tinggi terhadap kualitas, PANI layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi dengan peluang ekonomi jangka panjang. Hal ini berlaku baik bagi investor lokal maupun asing, baik institusional maupun retail.

PANI mencatat marketing sales sebesar Rp987 miliar pada kuartal I 2026, meningkat signifikan 112% secara tahunan. Ini menjadi awal tahun yang kuat di tengah dinamika makroekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Pencapaian ini mencerminkan permintaan pasar yang tetap resilien serta efektivitas strategi penjualan PANI. Prestasi tersebut memberikan landasan yang baik untuk mendorong kinerja marketing sales sepanjang tahun 2026.

Pertumbuhan marketing sales terutama ditopang oleh kinerja sangat kuat segmen residensial. Hal ini mencerminkan tingginya minat pasar terhadap produk hunian premium di PIK2.

Di sisi lain, penjualan kaveling tanah komersial juga mencatat pertumbuhan solid. Pertumbuhan ini didorong oleh permintaan yang tetap kuat terhadap kawasan CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas bisnis baru.

Kinerja ini menunjukkan daya tarik kawasan PIK2 yang terus berkembang. PIK2 semakin dikenal baik sebagai destinasi hunian maupun pusat komersial terintegrasi.

Kontribusi segmen residensial pada kuartal I 2026 berasal dari berbagai proyek unggulan seperti Pasir Putih Residence, Rumah Milenial, dan Permata Hijau Residence. Proyek lainnya meliputi Padma, Pantai Bukit Villa, dan Bukit Nirmala.

Kehadiran proyek-proyek tersebut semakin memperkuat positioning PIK2 sebagai kawasan hunian premium. Lingkungan yang diciptakan bersifat liveable dan terintegrasi secara menyeluruh.

Kinerja positif pada awal tahun ini semakin memperkuat rekam jejak pertumbuhan PANI dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang lima tahun terakhir, PANI secara konsisten mencatat pertumbuhan marketing sales.

Hal ini mencerminkan konsistensi strategi pengembangan kawasan PIK2 serta kekuatan eksekusi PANI dalam berbagai siklus pasar. Perseroan mampu menjaga momentum pertumbuhan secara berkelanjutan di tengah berbagai dinamika pasar.

Ke depan, prospek pertumbuhan kawasan PIK2 semakin diperkuat oleh beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Sebagai salah satu pusat MICE terbesar di Indonesia, NICE terus mendorong peningkatan kunjungan dan aktivitas bisnis.

Di sisi lain, pembukaan bertahap Tol KATARAJA turut meningkatkan konektivitas langsung menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan pusat Jakarta. Kombinasi kedua katalis ini diyakini akan semakin memperkuat traffic dan aktivitas ekonomi.

Peningkatan ini juga akan berdampak pada permintaan properti di seluruh ekosistem PIK2. Dengan cadangan lahan sekitar 1.825 hektare, PANI memiliki positioning pasar premium yang sangat kuat.

PANI berada pada posisi strategis untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Hal ini didukung oleh keunggulan pengembangan kota pesisir modern berskala besar yang unik di Indonesia.

Sambutan Jajaran Direksi

Presiden Direktur PANI, Bapak Sugianto Kusuma, berpandangan bahwa capaian pada kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan pengembangan kawasan PIK2 terus berada pada jalur yang tepat. Kawasan ini semakin memperlihatkan kekuatan fundamental sebagai kota mandiri modern berskala besar.

“Pencapaian marketing sales pada awal tahun ini mencerminkan apresiasi pasar yang tetap tinggi terhadap kualitas produk dan pengembangan kawasan PIK2. Khususnya pada segmen hunian premium dan area komersial strategis,” ujar beliau.

Beliau melihat PIK2 terus berkembang sebagai kawasan terpadu yang memiliki daya tarik tinggi bagi end-user maupun investor. Hal ini didukung oleh semakin lengkapnya ekosistem kawasan yang dibangun secara bertahap dan berkelanjutan.

Beliau menambahkan bahwa pengembangan kawasan berskala besar memerlukan visi jangka panjang, disiplin eksekusi, serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan proyek PIK2.

“Dengan cadangan lahan yang luas dan konektivitas yang semakin kuat melalui Tol KATARAJA, kami optimistis PIK2 akan terus tumbuh. Pengoperasian NICE sebagai fasilitas MICE berskala internasional juga menjadi faktor pendukung utama,” tambahnya.

Pihak manajemen mempersiapkan kawasan ini menjadi pusat aktivitas ekonomi baru. Tujuannya adalah menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham, pelaku usaha, dan masyarakat luas.

Tentang PT PANI Tbk

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) mengawali kegiatan usahanya pada tanggal 1 Maret 2001. Awalnya, perusahaan ini bergerak sebagai produsen di bidang industri kemasan kaleng.

Pada bulan Desember 2017, PANI melakukan akuisisi terhadap PT Windu Blambangan Sejati. Perusahaan tersebut bergerak di bidang industri pengolahan hasil perikanan dan jasa pembekuan.

Pada tanggal 18 September 2018, PANI berubah status menjadi perusahaan terbuka melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Saat itu, nilai nominal saham sebesar Rp108 dengan jumlah 150 juta lembar saham.

Pada tahun 2021, PT Multi Artha Pratama (MAP) mengambil alih saham Perusahaan sebanyak 80%. MAP merupakan pengembang properti di PIK yang disponsori oleh Agung Sedayu Group dan Salim Group.

Dengan masuknya MAP, PANI diversifikasi portofolio usaha menjadi pengembang properti. Langkah ini diikuti dengan berbagai aksi korporasi untuk memperkuat modal kerja dan ekspansi lahan.

PANI telah menyelesaikan beberapa tahap Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) dan tanpa HMETD. Dana yang diperoleh digunakan untuk ekspansi bisnis dan menambah bank tanah di PIK2, Tangerang.

Pada tanggal 13 Januari 2025, entitas anak PANI yaitu PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) telah berhasil tercatat di BEI. IPO CBDK berhasil menghimpun dana Rp2,3 triliun untuk pembangunan proyek NICE.

NICE direncanakan memiliki luasan $\pm123.000~m^{2}$ dengan kapasitas hingga 104.000 orang. Fasilitas ini dijadwalkan mulai beroperasi secara parsial pada Agustus 2025.

Hingga akhir tahun 2025, PANI terus memperkuat struktur permodalan dan mempercepat pengembangan kawasan PIK2. Per 31 Maret 2026, PANI mengelola bank tanah seluas 1.825 ha.

Visi dan misi PANI adalah menjadi pengembang properti terdepan dalam kualitas, komitmen, integritas, dan terpercaya. Perseroan juga berkomitmen pada penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Tentang Agung Sedayu Group “ASG”

Agung Sedayu Group adalah perusahaan pengembang properti terkemuka yang berpusat di Jakarta. Berdiri sejak 1971, ASG mengkhususkan diri pada pengembangan properti sebagai solusi bisnis one-stop-living.

Portofolio ASG tersebar di daerah prestisius seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Proyeknya terdiri dari township, superblok, apartemen, mal, hingga kawasan industri.

Semenjak 1991, ASG berhasil menunjukkan jati dirinya melalui kesuksesan membangun Harco Mangga Dua. Kini, ASG semakin gencar menggarap proyek revolusioner Pantai Indah Kapuk sebagai salah satu hunian elit di Jakarta.

Tentang Salim Group “SG”

Salim Group adalah grup bisnis global berbasis di Asia dengan kegiatan bisnis yang beragam dan terintegrasi. Didirikan oleh Bapak Sudono Salim pada tahun 1940, kini SG telah berkembang pesat di seluruh dunia.

SG memiliki 12 grup bisnis utama, mulai dari produksi pangan, agribisnis, hingga infrastruktur. Saat ini, SG mempekerjakan lebih dari 800.000 orang secara global.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.


Gabung Sekarang


Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here