Siaran Pers
Jakarta, 06 Februari 2026 PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) yang membentang di sekitar pesisir utara Jakarta sampai Tangerang. PANI mengusung konsep pengembangan kawasan dengan filosofi gaya hidup dinamis dan modern, serta senantiasa berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang dinamis. Sebagai emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, PANI menawarkan peluang investasi yang menjanjikan melalui portofolio proyek yang solid serta pertumbuhan kawasan PIK2 yang pesat dan adaptif. Dengan reputasi dan komitmen tinggi terhadap kualitas, PANI layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi terbaik, baik bagi investor lokal maupun asing, baik institusional maupun retail.
PANI mencatatkan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun sepanjang tahun 2025 setara dengan pencapaian 100%. Capaian ini mencerminkan ketahanan fundamental bisnis PANI serta efektivitas strategi pengembangan kawasan di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian siklus industri properti nasional.
Segmen residensial menjadi kontributor terbesar dengan pra penjualan sebesar Rp2,0 triliun atau 47%, diikuti oleh kaveling tanah komersial sebesar Rp1,2 triliun (28%) dan produk komersial sebesar Rp1,07 triliun (25%). Kinerja tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap hunian terintegrasi dan kawasan komersial strategis di PIK2 tetap terjaga, seiring dengan preferensi konsumen yang semakin selektif dan berorientasi pada kualitas.
Sepanjang tahun 2025, PANI memasarkan berbagai proyek unggulan. Pada segmen residensial, proyek-proyek utama meliputi Bukit Nirmala, Pantai Bukit Villa, Padma, Pasadena Spring, Ilona@Pasadena Hills, Sapporo Residences, Pasir Putih Residences, Rumah Milenial, dan Permata Hijau Residences. Sementara itu, segmen produk komersial didukung oleh proyek-proyek seperti SOHO The Bund, Rukan Marina Bay, SOHO The Riverside, SOHO The Riverside Boulevard, Bizpark PIK2, Rukan Lau Pa Sat, dan Rukan Pasar Milenial, dengan kaveling tanah komersial yang berlokasi terutama di kawasan CBD PIK2.
Beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025 menjadi katalis strategis dalam penguatan ekosistem kawasan PIK2. NICE dikembangkan sebagai anchor asset sektor MICE dengan total gross building area sekitar 375.000 m² yang dibangun di atas lahan ±123.000 m². Hingga akhir 2025, NICE telah menyelenggarakan 16 event berskala nasional dan internasional, dengan kapasitas pengunjung yang dapat mencapai hingga ±100.000 orang untuk event besar, serta didukung fasilitas parkir yang mampu menampung sekitar ±7.500 kendaraan. Utilisasi awal yang kuat ini menegaskan peran NICE tidak hanya sebagai fasilitas MICE, tetapi juga sebagai sumber pendapatan berulang bagi entitas anak Perseroan dan penggerak utama aktivitas ekonomi kawasan dengan multiplier effect yang luas.
Seiring dengan itu, peningkatan aksesibilitas kawasan PIK2 melalui Jalan Tol KATARAJA semakin memperkuat daya tarik kawasan sebagai destinasi bisnis, hunian, dan MICE. Jalan tol ini menghubungkan PIK2 secara langsung dengan jaringan infrastruktur utama Jabodetabek, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan waktu tempuh sekitar 7 menit, serta didukung konektivitas transportasi publik dan akses kawasan yang semakin matang. Sinergi antara operasional NICE dan konektivitas infrastruktur tersebut diyakini akan meningkatkan arus pengunjung dan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan, memperluas peluang bisnis, serta memperkuat permintaan terhadap produk residensial dan komersial PIK2 dalam jangka menengah dan panjang.
Sambutan Jajaran Direksi
Presiden Direktur PANI, Bapak Sugianto Kusuma, menyampaikan bahwa capaian pra penjualan FY2025 mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kehati-hatian di tengah perubahan pasar.
“Kami memandang tahun 2025 sebagai periode konsolidasi yang sehat. Di tengah dinamika makroekonomi dan penyesuaian daya beli, PANI tetap fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. Pencapaian 100% target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK2 yang terintegrasi, relevan dengan kebutuhan pasar, dan berbasis fundamental yang kuat tetap mendapatkan kepercayaan konsumen dan investor,” ujar beliau.
Ke depan, PANI akan terus mengedepankan strategi pengembangan yang prudent, dengan fokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem kawasan dan optimalisasi portofolio produk.
Tentang PT PANI Tbk
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) mengawali kegiatan usahanya pada tanggal 1 Maret 2001 sebagai produsen di bidang industri kemasan kaleng. Pada bulan Desember 2017, PANI melakukan akuisisi terhadap PT Windu Blambangan Sejati yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan hasil perikanan dan jasa pembekuan/penyimpanan di kamar pendingin. Pada tanggal 18 September 2018, PANI berubah status menjadi perusahaan terbuka melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia dengan nominal saham sebesar Rp108 dan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 150 juta lembar saham.
Pada tahun 2021, PT Multi Artha Pratama (MAP) yang bergerak di bidang pengembang properti di PIK, mengambil alih saham Perusahaan sebanyak 80% atau sebesar 328 juta lembar saham. Dengan masuknya MAP sebagai pemegang saham mayoritas, PANI diversifikasi portofolio usaha menjadi pengembang properti yang disponsori oleh Agung Sedayu Group dan Salim Group. Kemudian, PANI melaksanakan aksi korporasi yakni penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I), PANI melakukan penawaran umum terbatas sebanyak 13.120 juta saham baru biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) setiap saham dengan harga penawaran sebesar Rp500,- (nilai penuh) per saham dan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 23 Agustus 2022.
PANI telah menyelesaikan proses PMHMETD II (kedua) sebesar Rp10,5 triliun dengan jumlah penawaran umum terbatas sebanyak 2.097 juta saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) setiap saham dengan harga penawaran sebesar Rp5.000 (nilai penuh) per saham dan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia tanggal 6 Desember 2023.
Pada Agustus 2024, PANI telah menyelesaikan dua seri Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan penerimaan modal baru sebesar Rp6,5 triliun dan total saham baru yang diterbitkan sebanyak 1.256.445.500 lembar. Dana yang diperoleh melalui PMTHMETD I dan II tersebut dipergunakan untuk ekspansi bisnis PANI yakni menambah bank tanah seluas 232 ha di PIK2, Tangerang, Banten.
Pada tanggal 13 Januari 2025, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (“CBDK”) yang merupakan entitas anak PANI, telah berhasil tercatat di BEI melalui penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (“IPO”). IPO CBDK berhasil menghimpun dana sebesar Rp2,3 triliun yang diutilisasi sepenuhnya untuk pembangunan Nusantara International Convention Exhibition (“NICE”) dengan luasan ±123.000 m² dengan kapasitas dapat menampung hingga 104.000 orang. NICE akan mulai beroperasi secara parsial pada Agustus 2025.
Per 30 September 2025, PANI mengelola bank tanah seluas 1.855 hektar, memperkuat posisi perusahaan sebagai pengembang properti terkemuka dengan portofolio lahan strategis. Dengan bank tanah ini, PANI terus menghadirkan proyek-proyek berkualitas bagi para pelanggan.
Pada September 2025, PANI telah melaksanakan PMTHMETD III dengan jumlah saham tambahan sebanyak 20.906.000 lembar dengan harga pelaksanaan Rp14.350,- per saham, yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 3 September 2025. Dana yang terhimpun dari pelaksanaan PMTHMETD III ini sepenuhnya dipergunakan untuk merealisasikan rencana bisnis, yakni khususnya untuk memperkuat struktur permodalan dan menunjang kelangsungan kegiatan usaha utama entitas anak, antara lain PT Cahaya Inti Sentosa, PT Panorama Eka Tunggal, dan PT Karunia Utama Selaras, yang menjalankan usaha pengembangan kawasan PIK2 melalui penjualan produk residensial dan komersial unggulan.
Sebagai bagian dari strategi penguatan permodalan, PANI telah melaksanakan PMHMETD III melalui penerbitan 1.115.533.400 [saham]. Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini telah dialokasikan untuk meningkatkan penyertaan saham Perseroan pada PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melalui pembelian 41,4% saham dari PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya, serta untuk mendukung pembiayaan belanja modal pada sejumlah entitas anak Perseroan, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal, sejalan dengan strategi PANI untuk memperkuat fundamental bisnis dan mempercepat pengembangan kawasan PIK2.
Visi dan misi PANI adalah menjadi pengembang properti terdepan dalam kualitas, komitmen, integritas, dan terpercaya. Untuk informasi lebih lanjut tentang PANI, silakan mengunjungi laman resmi www.pantaiindahkapukdua.com dan email ke corporate.secretary@pantaiindahkapukdua.com
Tentang Agung Sedayu Group “ASG”
Agung Sedayu Group adalah perusahaan pengembang properti terkemuka yang berpusat di Jakarta. Berdiri sejak 1971, ASG mengkhususkan diri pada pengembangan properti sebagai solusi bisnis dan one-stop-living, dengan menyajikan kenyamanan yang ideal sekaligus kemudahan gaya hidup modern. Portofolio pengembangan ASG tersebar di beberapa daerah prestisius di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang terdiri dari township, superblok, apartemen, office tower, mall, industrial estate, hotel, dan lain sebagainya.
Agung Sedayu Group (ASG) berawal dari sebuah perusahaan kontraktor rumah pertokoan sederhana yang didirikan pada tahun 1971. Dalam kurun waktu 10 tahun pertama, perusahaan ini mulai dikenal pasar melalui perbincangan dari mulut ke mulut. ASG kemudian berkembang pesat berkat kerja keras seluruh karyawan sehingga mampu mengembangkan jangkauan pelanggan dan memperluas mitra usaha.
Semenjak 1991, ASG berhasil menunjukan jati dirinya sebagai perusahaan properti papan atas melalui kesuksesannya membangun Harco Mangga Dua, yang merupakan Mal Elektronik terintegrasi pertama di Indonesia. Kesuksesan tersebut segera diikuti dengan kesuksesan lainnya dengan pengembangan beberapa kawasan residensial dan komersial berskala besar, seperti Taman Palem seluas 200 hektar dan beberapa apartemen gedung tinggi.
Dengan orientasi kualitas terbaik dan efisiensi proses bisnis, dipadu dengan perhatian penuh pada manajemen risiko, ASG berhasil terhindar dari krisis keuangan Asia. Tidak seperti perusahaan pengembang lainnya, di masa krisis ASG justru mampu mempertahankan posisinya sebagai yang terdepan. Ini terwujud melalui ketekunan, kerja keras, dan pembiayaan internal. Di tengah fenomena banyaknya perusahaan pengembang yang gulung tikar pasca krisis, Agung Sedayu Group justru semakin mengokohkan posisinya dan mampu memenuhi derasnya tuntutan pasar terhadap kebutuhan ruang komersial dan hunian. Semenjak itu ASG semakin gencar menggarap proyek-proyek baru, termasuk proyek revolusioner Pantai Indah Kapuk, kawasan dengan konsep one-stop-living yang dikenal sebagai salah satu hunian elit Jakarta.
Tentang Salim Group “SG”
Salim Group adalah grup bisnis global berbasis di Asia dengan kegiatan bisnis yang beragam dan terintegrasi. Permulaan dari SG dapat ditelusuri kembali ke sekitar tahun 1940 ketika Bapak Sudono Salim (1916-2012), sebagai pendiri SG memulai bisnisnya di Indonesia yang berfokus pada perdagangan. Saat ini SG sudah berkembang dan mencakup investasi baik di perusahaan swasta maupun perusahaan terbuka, dengan tenaga kerja lebih dari 800.000 orang di seluruh dunia.
SG saat ini memiliki 12 grup bisnis utama, antara lain: produksi pangan, agribisnis, distribusi dan ritel, telekomunikasi dan media, jasa keuangan, manufaktur kimia dan bisnis infrastruktur dan strategi baru.
Pernyataan Pelepasan Tanggung Jawab:
Siaran pers ini disiapkan oleh PANI dan disebarluaskan hanya untuk menyampaikan informasi yang bersifat umum. Siaran Pers ini tidak dimaksudkan untuk suatu kalangan atau tujuan tertentu dan bukan merupakan rekomendasi terkait saham PANI. Tidak ada jaminan yang diberikan mengenai kelengkapan maupun kepastian informasi yang dimuat. Seluruh pendapat dan perkiraan yang dicantumkan dalam siaran pers ini merupakan pendapat kami pada tanggal ini dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PANI tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin dialami pihak manapun karena sebagian atau seluruh isi siaran pers ini, PANI beserta perusahaan-perusahaan yang terafiliasi termasuk karyawan-karyawan dan agen-agennya tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kealpaan, kelalaian atau ketidaktepatan apapun juga yang dapat terjadi. Pernyataan bersifat prediktif: beberapa pernyataan dalam siaran pers ini bersifat atau mungkin bersifat prediktif. Penyataan-pernyataan tersebut umumnya memuat kata-kata seperti “akan”, “berharap”, “mengantisipasi” atau sejenisnya. Sesuai dengan sifatnya, pernyataan prediktif mengandung risiko serta ketidakpastian yang mungkin dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda dengan apa yang dijelaskan di dalam siaran pers ini. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kenyataan yang berbeda termasuk tetapi tidak terbatas pada: situasi ekonomi, sosial dan politik di Indonesia; situasi industri kesehatan di Indonesia; situasi pasar penambahan beban peraturan di Indonesia, termasuk peraturan terkait lingkungan dan biaya pemenuhan peraturan; fluktuasi nilai tukar mata uang asing: perkembangan suku bunga, biaya modal dan ketersediaan modal; harga permintaan dan penyediaan yang diantisipasi terkait produk properti kami serta pengeluaran modal terkait dan investasi lainnya biaya konstruksi; kompetisi dari perusahaan-perusahan maupun lokasi-lokasi lain; perubahan dalam permintaan pelanggan; perubahan dalam biaya operasional, termasuk gaji karyawan, upah dan pelatihan, perubahan kebijakan publik dan pemerintah; kemampuan kami untuk tetap kompetitif; kondisi finansial, strategi bisnis serta rencana-rencana dan target-target yang ditetapkan manajemen kami untuk pengerjaan di masa depan pengadaan pemasukan di masa depan; pemenuhan peraturan lingkungan dan remediasi. Apabila antara lain satu atau lebih dari risiko-risiko maupun ketidakpastian-ketidakpastian yang disebutkan di atas terjadi, hasil nyata dapat berbeda secara materil daripada yang diperkirakan, diantisipasi atau diproyeksi. Secara khusus namun tidak terbatas, biaya modal dapat meningkat, proyek dapat ditunda dan peningkatan produksi yang diantisipasi, kapasitas atau pelaksanaan, mungkin tidak seluruhnya akan terjadi. Sekalipun kami meyakini bahwa harapan-harapan manajemen kami yang tertuang dalam penyataan-pernyataan bersifat prediktif adalah masuk akal berdasarkan informasi yang kami miliki pada saat ini, kami tidak dapat memberikan jaminan bahwa harapan-harapan ini dapat menjadi kenyataan. Tidak seharusnya anda bergantung pada pernyataan-pernyataan tersebut secara serta-merta. Bagaimanapun, pernyataan ini berlaku hanya pada tanggal saat dinyatakan, dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pembaharuan atau revisi, sekalipun tersedia informasi baru, kejadian-kejadian baru atau apapun juga.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!