Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightPMUI Sudah Berapa Lot Saham Beredar dan Berputar Sejak IPO

PMUI Sudah Berapa Lot Saham Beredar dan Berputar Sejak IPO

Saham PMUI resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2025 dengan harga IPO Rp180 per lembar. Jumlah saham yang ditawarkan kepada publik sebanyak 1.160.000.000 lembar, atau 11.600.000 lot, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp209 Miliar, menjadikannya salah satu IPO terbesar secara nominal di bulan Juli 2025.

Namun berbeda dengan ekspektasi, hari pertama justru menjadi mimpi buruk. Harga langsung anjlok -15% ke level Rp153, disertai volume besar sebesar 1.450.000 lot. Keesokan harinya harga lanjut turun ke Rp131 (-14,38%) dengan volume 1.320.000 lot, lalu sempat bangkit ke Rp148 (+12,98%) pada 14 Juli dengan volume 7.830.000 lot, namun hanya menjadi dead cat bounce sebelum kembali longsor ke Rp129 dalam dua hari berikutnya. Secara teknikal, ini adalah pola distribusi klasik dalam jebakan IPO.

Hingga penutupan 29 Juli, saham ini berada di Rp122, turun -32,2% dari harga IPO, dan bahkan -44,8% dari puncaknya di hari keempat. Artinya, siapa pun yang beli sejak IPO dan hold hingga akhir Juli hampir pasti dalam kondisi nyangkut cukup dalam.

Pergerakan harga dan volume harian:
10 Jul ➡️ 153 (-15,00%) | 1.450.000 lot
11 Jul ➡️ 131 (-14,38%) | 1.320.000 lot
14 Jul ➡️ 148 (+12,98%) | 7.830.000 lot
15 Jul ➡️ 129 (-12,84%) | 1.470.000 lot
16 Jul ➡️ 130 (+0,78%) | 1.000.000 lot
17 Jul ➡️ 128 (-1,54%) | 247.690 lot
18 Jul ➡️ 124 (-3,13%) | 243.390 lot
21 Jul ➡️ 124 (0,00%) | 888.960 lot
22 Jul ➡️ 124 (0,00%) | 608.230 lot
23 Jul ➡️ 124 (0,00%) | 86.630 lot
24 Jul ➡️ 123 (-0,81%) | 145.930 lot
25 Jul ➡️ 123 (0,00%) | 80.670 lot
28 Jul ➡️ 121 (-1,63%) | 95.710 lot
29 Jul ➡️ 122 (+0,83%) | 135.730 lot

Total volume sejak IPO hingga 29 Juli mencapai 11.930.000 lot. Dibandingkan dengan saham yang dilepas saat IPO sebanyak 11.600.000 lot, maka = Rasio rotasi saham = 103%


Artinya, seluruh saham yang dilepas saat IPO sudah berpindah tangan sekali selama 14 hari bursa. Rasio rotasi ini tergolong rendah untuk ukuran IPO yang mengalami volatilitas tinggi, menunjukkan bahwa distribusi memang terjadi, tapi tanpa diimbangi minat beli kuat dari pasar sekunder.

Dengan harga terakhir Rp122 yang berada jauh di bawah harga IPO Rp180, maka PMUI bisa dikategorikan sebagai IPO sial. Penurunan tajam di hari pertama hingga akhir bulan mengindikasikan bahwa banyak investor ritel masuk di harga tinggi dan kini dalam kondisi floating loss. IPO ini lebih menyerupai arena exit bagi pemilik lama ketimbang penciptaan nilai jangka panjang. Sebuah pengingat bahwa nilai besar di prospektus belum tentu mencerminkan nasib sesungguhnya di pasar.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi.

PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments