Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeBUMNPGEO Teken Kontrak Digital Travel Management Rp50,35 Miliar dengan Mitra Tours

PGEO Teken Kontrak Digital Travel Management Rp50,35 Miliar dengan Mitra Tours

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menyampaikan keterbukaan informasi terkait transaksi afiliasi dengan PT Mitra Tours and Travel (MTT) untuk pengadaan jasa pelayanan tiket pesawat udara dan akomodasi melalui Digital Travel Management. Nilai kontrak untuk periode 2026–2028 mencapai Rp50,35 miliar atau sekitar 0,15% dari ekuitas PGEO, dan transaksi ini dinyatakan wajar oleh KJPP Amin, Nirwan, Alfiantori dan Rekan.

Transaksi afiliasi PGEO ini terjadi karena PGEO dan MTT sama-sama dikendalikan secara tidak langsung oleh PT Pertamina (Persero). Perseroan menyatakan transaksi ini merupakan transaksi afiliasi berdasarkan POJK 42/2020, tetapi tidak mengandung benturan kepentingan.

Rincian Aksi Korporasi Transaksi Afiliasi PGEO

PGEO menandatangani transaksi afiliasi berupa kontrak pengadaan jasa pelayanan tiket pesawat udara dan akomodasi melalui Digital Travel Management dengan MTT. Tanggal transaksi afiliasi tercatat pada 1 Juni 2026.

Objek transaksi mencakup layanan pemesanan tiket pesawat udara dan akomodasi perjalanan dinas melalui sistem digital. Layanan tersebut ditujukan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta tata kelola perjalanan dinas di lingkungan PGEO.

Nilai transaksi untuk periode 2026–2028 adalah Rp50.353.787.889. Nilai tersebut setara sekitar 0,15% dari ekuitas perseroan, dengan asumsi kurs US$1 = Rp16.500 berdasarkan referensi penyusunan RKAP PGEO per 31 Desember 2025.

MTT merupakan perusahaan biro perjalanan yang menyediakan layanan tiket pesawat, hotel, paket wisata, dokumen perjalanan, event organizer, serta Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE. MTT dimiliki oleh PT Patra Jasa sebesar 96,5% dan PT Pertamina Pedeve Indonesia sebesar 3,5%.

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi PGEO dengan PT Mitra Tours and Travel

Jadwal Lengkap

Berikut ringkasan jadwal dan rincian transaksi afiliasi PGEO berdasarkan keterbukaan informasi perseroan.

KeteranganRincian
EmitenPT Pertamina Geothermal Energy Tbk
Kode sahamPGEO
Jenis transaksiTransaksi afiliasi
Tanggal transaksi1 Juni 2026
Pihak pemberi jasaPT Mitra Tours and Travel
Objek transaksiJasa tiket pesawat dan akomodasi melalui Digital Travel Management
Periode kontrak2026–2028
Nilai transaksiRp50.353.787.889
Persentase terhadap ekuitas0,15%
Penilai independenKJPP Amin, Nirwan, Alfiantori dan Rekan
Kesimpulan penilaiWajar

Transaksi ini tidak memiliki jadwal cum dividen, ex dividen, atau recording date karena bukan pembagian dividen. Fokus utama keterbukaan informasi ini adalah nilai kontrak, hubungan afiliasi, tujuan digitalisasi perjalanan dinas, dan pendapat kewajaran.

Dampak bagi Investor

Transaksi afiliasi PGEO tidak menyebabkan dilusi saham karena perseroan tidak menerbitkan saham baru. Jumlah saham beredar dan persentase kepemilikan pemegang saham lama tidak berubah akibat kontrak jasa ini.

Dampak utama transaksi berada pada pengelolaan biaya perjalanan dinas. PGEO menyebut layanan ini bertujuan mendukung implementasi shared services, optimalisasi DTM di Pertamina Group, digitalisasi proses, dan peningkatan tata kelola perjalanan dinas.

Dari sisi pekerja, sistem ini dapat mempermudah pemesanan tiket dan akomodasi melalui satu sistem terintegrasi. Mekanisme pembayaran langsung oleh perseroan melalui autodebet juga dapat meminimalkan penggunaan dana pribadi pekerja untuk perjalanan dinas.

Dari sisi perusahaan, transaksi ini diharapkan meningkatkan kontrol atas travel policy, anggaran, dan travel expense. Namun, investor tetap perlu mencermati risiko keandalan sistem digital, keamanan data perjalanan dinas, serta kewajaran harga layanan dibandingkan penyedia lain.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Terkait

PGEO mencatat total aset sebesar US$3,03 miliar per 31 Desember 2025. Total liabilitas tercatat US$988,89 juta, sedangkan total ekuitas mencapai US$2,05 miliar.

Pada 2025, PGEO membukukan pendapatan usaha sebesar US$432,73 juta, naik dari US$407,12 juta pada 2024. Laba tahun berjalan tercatat US$137,67 juta pada 2025, turun dari US$160,30 juta pada 2024.

Berdasarkan proforma keuangan, transaksi ini menyesuaikan kas dan setara kas sebesar US$890 ribu serta menurunkan laba tahun berjalan proforma dari US$137,67 juta menjadi US$137,08 juta. Arus kas bersih dari aktivitas operasi proforma juga turun dari US$313,52 juta menjadi US$312,63 juta.

Baca juga: Kinerja Keuangan PGEO Kuartal I 2026, Laba Bersih Melesat 40% Menjadi US$43,91 Juta

FAQ

Apa transaksi afiliasi terbaru PGEO?
PGEO menandatangani kontrak jasa tiket pesawat dan akomodasi melalui Digital Travel Management dengan PT Mitra Tours and Travel.

Berapa nilai transaksi afiliasi PGEO dengan MTT?
Nilai transaksi mencapai Rp50.353.787.889 untuk periode 2026–2028.

Mengapa transaksi ini disebut transaksi afiliasi?
Transaksi ini disebut transaksi afiliasi karena PGEO dan MTT sama-sama dikendalikan secara tidak langsung oleh PT Pertamina (Persero).

Apakah transaksi ini berdampak pada kepemilikan saham PGEO?
Transaksi ini tidak berdampak pada struktur kepemilikan saham karena tidak ada penerbitan saham baru.

Poin Penting bagi Investor

  • PGEO melakukan transaksi afiliasi dengan MTT.
  • Objek transaksi adalah jasa tiket pesawat dan akomodasi melalui Digital Travel Management.
  • Nilai kontrak mencapai Rp50,35 miliar untuk periode 2026–2028.
  • Nilai transaksi setara sekitar 0,15% dari ekuitas PGEO.
  • Transaksi terjadi pada 1 Juni 2026.
  • PGEO dan MTT sama-sama dikendalikan tidak langsung oleh Pertamina.
  • KJPP ANA dan Rekan menyatakan transaksi tersebut wajar.
  • Transaksi ini tidak menyebabkan dilusi saham.

Profil Singkat Perusahaan

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) adalah perusahaan energi panas bumi yang menjalankan usaha dari sisi hulu dan/atau hilir serta kegiatan lain yang menunjang bisnis panas bumi. PGEO mengelola 12 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang 1.932 MW, terdiri dari operasi sendiri 727 MW dan Kontrak Operasi Bersama 1.205 MW.

Kinerja PGEO dapat dipengaruhi oleh kapasitas pembangkit, keandalan operasi panas bumi, tarif penjualan listrik, pengembangan wilayah kerja baru, biaya operasi, regulasi energi, dan strategi transisi energi nasional.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. 

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here