Emiten pengelola rumah sakit, PT Murni Sadar Tbk (MTMH), mengumumkan penandatanganan perubahan (adendum) perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 26 November 2025. Langkah strategis ini diambil perseroan untuk memperkuat struktur permodalan kerja jangka pendek.
Berikut adalah fakta material yang perlu dicermati oleh investor:
- Plafon Kredit Naik Dua Kali Lipat
MTMH mendapatkan tambahan fasilitas kredit sebesar Rp 60 miliar. Dengan demikian, total plafon kredit perseroan di Bank Mandiri meningkat dari semula Rp 60 miliar menjadi Rp 120 miliar.
- Fokus untuk Pembiayaan BPJS
Jenis fasilitas yang diterima adalah Kredit Modal Kerja Receivable Financing BPJS Kesehatan. Dana ini dialokasikan khusus untuk membiayai tagihan klaim rumah sakit yang dikelola MTMH kepada BPJS Kesehatan. Fasilitas ini krusial bagi emiten rumah sakit untuk menjaga kelancaran arus kas (cash flow) operasional selama menunggu pembayaran klaim dari BPJS.
- Bunga dan Tenor
Fasilitas ini memiliki tenor satu tahun, berlaku mulai 10 Desember 2025 hingga 9 Desember 2026. Suku bunga yang dikenakan adalah sebesar 7,75% per tahun bersifat mengambang (floating) mengikuti ketentuan bank.
- Jaminan Fasilitas
Untuk mengamankan fasilitas ini, MTMH menjaminkan piutang usaha senilai Rp 130 miliar (diikat secara fidusia) serta aset tetap secara joint collateral dan cross default atas seluruh fasilitas kredit perseroan di Bank Mandiri.
Manajemen MTMH menegaskan bahwa transaksi ini akan berdampak positif terhadap keberlangsungan operasional serta mendukung rencana pengembangan bisnis perseroan secara konsolidasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!