PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) terus berekspansi memperkuat lini bisnis propertinya. Emiten pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) ini resmi mengumumkan pendirian entitas anak usaha baru pada Jumat, 12 Desember 2025.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekretaris Perusahaan CBDK, Yohanes Edmond Budiman, mengungkapkan bahwa perusahaan baru tersebut bernama PT Samudra Mega Utama (PT SMU).
CBDK menjadi pemegang saham pengendali di PT SMU dengan porsi kepemilikan mutlak sebesar 99,9%. Nilai modal yang disetor dan ditempatkan oleh CBDK dalam pendirian ini adalah sebesar Rp 599,4 juta. Sisa kepemilikan sebesar 0,1% dimiliki oleh PT Agung Surya Gemerlap.
Pendirian PT SMU bertujuan untuk menjalankan kegiatan usaha di bidang real estat (properti yang dimiliki sendiri atau disewa), aktivitas perusahaan holding, serta konsultasi manajemen lainnya.
Manajemen CBDK menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi pemekaran kegiatan usaha perseroan. PT SMU akan difokuskan untuk menggarap potensi bisnis real estat yang berlokasi di kawasan PIK 2.
Manajemen memastikan bahwa pendirian anak usaha ini tidak memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Sebagai informasi tambahan, transaksi ini tergolong sebagai Transaksi Afiliasi. Namun, karena CBDK memiliki saham di atas 99%, aksi korporasi ini tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) maupun penilai independen.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!