PT Penajam Makmur Jaya (PMJ) resmi mengambil alih 71,22% saham PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) senilai 921,5 juta lembar melalui pasar negosiasi pada 15 April 2026. Aksi korporasi ini mengakibatkan perubahan pengendali utama dan memicu kewajiban Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) bagi pemegang saham minoritas.
Rincian Aksi Korporasi Pengambilalihan BIKE
Transaksi pengalihan saham dilakukan oleh pengendali lama, yaitu Andrew Mulyadi, Henry Mulyadi, dan Stephen Mulyadi, kepada PT Penajam Makmur Jaya sebagai pembeli. Total saham yang dialihkan mencapai 921.500.000 lembar saham.
Pasca transaksi, struktur kepemilikan PT Penajam Makmur Jaya di dalam BIKE meningkat secara signifikan menjadi 74,936%. Pihak pembeli menegaskan bahwa tidak terdapat hubungan afiliasi antara PMJ dengan Perseroan maupun pengendali sebelumnya.
Baca juga: Menakar Efektivitas Perlindungan Investor Ritel: Belajar dari Fenomena Saham MENN dan BIKE
Jadwal dan Tahapan Pengambilalihan
Berikut adalah rincian waktu dan tahapan penting terkait proses pengambilalihan saham BIKE:
| Keterangan Tahapan | Tanggal / Status |
| Tanggal Kejadian Transaksi Negosiasi | 15 April 2026 |
| Publikasi Laporan Kepemilikan di Media Masa | 18 April 2026 |
| Permohonan Pembukaan Suspensi Saham | 2026 |
| Penentuan Harga Penawaran Tender Wajib | Menunggu Efektif OJK |
| Pelaksanaan RUPSLB Terkait Struktur Pengurus | Akan Diinformasikan |
Sumber Informasi: Laporan Informasi dan Fakta Material BIKE
Dampak bagi Investor dan Kelangsungan Usaha
Perubahan pengendali ini memberikan dampak langsung pada arah strategis perusahaan, di mana BIKE berencana melakukan diversifikasi usaha ke sektor energi dan teknologi. PT Penajam Makmur Jaya telah berkomitmen memberikan pinjaman modal senilai Rp1 triliun untuk mendukung pengembangan bisnis tersebut.
Investor minoritas akan mendapatkan perlindungan melalui mekanisme Penawaran Tender Wajib sesuai dengan POJK Nomor 9/POJK.04/2018. Harga pembelian dalam tender ini akan ditentukan berdasarkan rata-rata harga perdagangan bursa selama 90 hari terakhir setelah mendapatkan persetujuan efektif dari OJK.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Struktur Kepemilikan Saham BIKE
Perubahan struktur pemegang saham BIKE setelah aksi korporasi pengambilalihan adalah sebagai berikut:
- PT Penajam Makmur Jaya: 74,936% (Sebelumnya 0%).
- Masyarakat (Publik): Tetap pada porsi 25,064%.
- Andrew, Henry, & Stephen Mulyadi: 0% (Sebelumnya total 71,22%).
FAQ Terkait Pengambilalihan BIKE
Siapa pemilik manfaat akhir (UBO) dari BIKE setelah pengambilalihan? Pemilik manfaat akhir dari PT Penajam Makmur Jaya dan BIKE adalah Bapak Cahyadi.
Apakah BIKE akan melakukan delisting dari bursa? Tidak, PT Penajam Makmur Jaya berkomitmen untuk tetap mempertahankan status BIKE sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia.
Kapan tender offer akan dilaksanakan? Masa pelaksanaan akan diinformasikan setelah perusahaan mendapatkan persetujuan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Poin Penting bagi Investor
- Perubahan pengendali utama dari individu keluarga Mulyadi kepada badan hukum PT Penajam Makmur Jaya.
- Rencana diversifikasi usaha BIKE ke sektor energi dan teknologi dengan dukungan modal Rp1 triliun.
- Kepastian pelaksanaan Penawaran Tender Wajib bagi pemegang saham publik.
Profil Singkat Perusahaan
PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar sepeda. Perusahaan ini berkedudukan di Tangerang Selatan dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin