Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPenambahan KBLI MEDS 2026: Hetzer Medical Siapkan Investasi Rp8,97 Miliar

Penambahan KBLI MEDS 2026: Hetzer Medical Siapkan Investasi Rp8,97 Miliar

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) menyiapkan penambahan KBLI MEDS 2026 melalui pengembangan usaha industri barang logam lainnya YTDL dengan KBLI 25999. Berdasarkan studi kelayakan KJPP Budi, Edy, Saptono dan Rekan tanggal 3 Juni 2026, rencana pengembangan usaha ini dinilai layak dilaksanakan dengan estimasi investasi Rp8,97 miliar, NPV positif Rp12,95 miliar, IRR 134,09%, dan payback period 1 tahun 9 bulan.

Pengembangan usaha baru ini mencakup jasa pembuatan heatsink dan sparepart otomotif dengan dukungan mesin CNC, tenaga ahli, serta kapasitas produksi yang ditargetkan berjalan sejak 2026. MEDS menyatakan penambahan KBLI ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha setelah sebelumnya fokus pada industri alat kesehatan.

Rincian Aksi Korporasi Penambahan KBLI MEDS 2026

MEDS berencana menambah kegiatan usaha pada bidang industri barang logam lainnya yang tidak dapat diklasifikasikan di tempat lain atau KBLI 25999. Kegiatan ini mencakup pembuatan berbagai produk logam kecil dan spesifik, termasuk komponen berbasis presisi.

Dalam studi kelayakan, pengembangan usaha baru MEDS diarahkan pada jasa pembuatan heatsink dan sparepart otomotif. Target pasar Perseroan mencakup sektor manufaktur, pertambangan, konstruksi, serta perusahaan yang membutuhkan jasa permesinan presisi seperti pembubutan, milling, dan fabrikasi komponen.

MEDS menyiapkan investasi sebesar Rp8,97 miliar untuk mendukung rencana ini. Dana investasi berasal dari kas Perseroan.

Rincian investasi meliputi pengadaan mesin HISION TPM C400K sebesar Rp6 miliar, mesin HISION T5 sebesar Rp1,776 miliar, biaya instalasi Rp180 juta, investasi tool, holder, insert, dan consumable sebesar Rp64 juta, serta pembuatan safety room untuk mesin pressure test sebesar Rp150 juta.

Sumber Informasi: Laporan Studi Kelayakan Rencana Pengembangan Usaha MEDS

Jadwal Lengkap

AgendaPeriode / Tanggal
Pemindahan area assembling dari Pabrik 1 ke Pabrik 2Selesai November 2025
Instalasi jalur listrik dan anginSelesai November 2025
Pengadaan komponen pendukung, mesin bor, toolkit, dan meja kerjaDesember 2025–Februari 2026
Trial mesin dan pembuatan sampelDesember 2025–Februari 2026
Rekrutmen karyawanJanuari 2026–Februari 2026
Realisasi penambahan unit mesin produksi CNCJanuari 2026–Desember 2026
Pelaksanaan konsep bisnis baru2 Maret 2026
Pendaftaran KBLI dan pengelolaan limbahJuli 2026–September 2026

Proses perizinan disebut belum dapat dilanjutkan karena masih menunggu hasil RUPS Perseroan terkait penambahan KBLI 25999. Namun, Perseroan menyatakan persiapan pemenuhan regulasi tetap dijalankan.

Dampak bagi Investor

Penambahan KBLI MEDS 2026 tidak secara langsung menimbulkan dilusi bagi pemegang saham lama karena dokumen studi kelayakan tidak menunjukkan rencana penerbitan saham baru. Struktur modal saham Perseroan tidak berubah akibat pengembangan usaha ini.

Dari sisi penggunaan dana, rencana investasi Rp8,97 miliar berasal dari kas Perseroan. Hal ini perlu dicermati karena penggunaan kas untuk ekspansi dapat memengaruhi fleksibilitas likuiditas, terutama jika realisasi pendapatan belum sesuai proyeksi.

Dari sisi bisnis, diversifikasi ke industri barang logam dapat memperluas sumber pendapatan MEDS di luar produk alat kesehatan. Perseroan menargetkan produksi heatsink sebanyak 16.250 unit per bulan dan produk otomotif sebanyak 2.000 unit per bulan pada periode 2026–2030.

Dari sisi risiko, studi kelayakan mencatat adanya risiko persaingan usaha, pemutusan kontrak, kebakaran dan keamanan, penetapan harga, kondisi ekonomi, serta konsentrasi pelanggan. Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Terkait

Pada 2025, MEDS membukukan penjualan Rp6,63 miliar dan rugi tahun berjalan Rp8,35 miliar. Total aset Perseroan tercatat Rp61,77 miliar, total liabilitas Rp13,47 miliar, dan total ekuitas Rp48,30 miliar.

Dari sisi likuiditas, current ratio MEDS pada 2025 berada di level 117,20%, sedangkan quick ratio berada di level 16,66%. Dari sisi solvabilitas, total debt to equity ratio tercatat 27,90% dan total debt to asset ratio sebesar 21,81%.

Proyeksi kegiatan usaha baru menunjukkan pendapatan Rp12,07 miliar pada 2026, Rp14,48 miliar pada 2027, Rp14,48 miliar pada 2028, serta Rp15,21 miliar pada 2029 dan 2030. Laba bersih kegiatan usaha baru diproyeksikan sebesar Rp4,40 miliar pada 2026 dan Rp5,56 miliar pada 2030.

Studi kelayakan menyimpulkan rencana pengembangan usaha ini layak dilaksanakan. Indikator kelayakan menunjukkan NPV Rp12,95 miliar, IRR 134,09% di atas tingkat diskonto 13,40%, profitability index 2,43586, dan break even point rata-rata Rp4,18 miliar atau 29,34% dari nilai penjualan. Baca juga: MEDS Siapkan Penambahan Usaha Fabrikasi Logam, RUPS Siap Digelar

FAQ

Apa rencana utama MEDS dalam keterbukaan informasi ini?
MEDS berencana menambah KBLI 25999 untuk masuk ke industri barang logam lainnya YTDL, termasuk jasa pembuatan heatsink dan sparepart otomotif.

Berapa nilai investasi pengembangan usaha MEDS?
Nilai investasi yang diproyeksikan mencapai Rp8,97 miliar dan berasal dari kas Perseroan.

Apakah penambahan KBLI MEDS menyebabkan dilusi?
Tidak ada dilusi langsung berdasarkan dokumen studi kelayakan karena tidak terdapat rencana penerbitan saham baru.

Apakah rencana pengembangan usaha MEDS dinilai layak?
Ya. Studi kelayakan menyimpulkan rencana ini layak dilaksanakan dengan NPV positif Rp12,95 miliar, IRR 134,09%, dan payback period 1 tahun 9 bulan.

Poin Penting bagi Investor

  • MEDS menyiapkan penambahan KBLI 25999 untuk industri barang logam lainnya YTDL.
  • Investasi pengembangan usaha diproyeksikan sebesar Rp8,97 miliar.
  • Dana investasi berasal dari kas Perseroan.
  • Target produksi heatsink mencapai 16.250 unit per bulan.
  • Target produksi produk otomotif mencapai 2.000 unit per bulan.
  • Proyeksi pendapatan kegiatan usaha baru mencapai Rp12,07 miliar pada 2026.
  • Studi kelayakan menyimpulkan rencana ini layak dilaksanakan.

Profil Singkat Perusahaan

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak dalam produksi dan distribusi alat kesehatan. Perseroan memproduksi masker kesehatan, bouffant cap, stethoscope, dan sphygmomanometer dengan merek Evo dan Evo Plusmed.

Perseroan berkantor pusat di Kompleks Blue Sky Industrial Kav. 09, Jalan Nanjung No. 02, Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat. MEDS resmi tercatat sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia pada 10 Agustus 2022.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. 

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here