PT Pelat Timah Nusantara, Tbk. (NIKL) menetapkan kurs konversi pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp17.189 per dollar AS. Dengan penetapan kurs tersebut, pemegang saham akan menerima dividen senilai Rp1,99392 per lembar saham yang dijadwalkan cair sesuai prosedur bursa.
Rincian Kurs Dividen NIKL Tahun Buku 2025
Penetapan kurs konversi ini merupakan tindak lanjut dari pengumuman jadwal pembagian dividen yang diterbitkan pada 10 April 2026. Manajemen NIKL menggunakan nilai tengah kurs transaksi Bank Indonesia per tanggal 20 April 2026 sebagai acuan konversi.
Perseroan mengalokasikan total dana dividen tunai dalam mata uang Rupiah sebesar Rp5.031.375.001. Jumlah tersebut dibagikan kepada pemegang 2.523.350.000 lembar saham yang tercatat secara sah.
Jadwal dan Nilai Nominal Dividen NIKL
Rincian nilai nominal dan acuan tanggal penetapan kurs adalah sebagai berikut:
| Keterangan | Detail Informasi |
| Kurs Konversi (BI) | Rp17.189 / USD |
| Nilai Dividen per Saham | Rp1,99392 |
| Total Dana Dividen | Rp5.031.375.001 |
| Tanggal Penetapan Kurs | 20 April 2026 |
| Total Lembar Saham | 2.523.350.000 |
Baca juga: Pelat Timah Nusantara (NIKL) Bagikan Dividen Tunai, Ini Jadwal Lengkapnya
Dampak bagi Investor
Penetapan kurs konversi ini memberikan kepastian nilai nominal Rupiah yang akan diterima oleh setiap pemegang saham NIKL di rekening dana nasabah. Dividen ini merupakan bentuk distribusi keuntungan tahun buku 2025 tanpa memberikan dampak material yang merugikan terhadap kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.
Investor perlu memastikan saldo saham mereka tetap berada di portofolio sesuai jadwal recording date agar berhak menerima pembayaran ini. Penerimaan dividen ini juga menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset bagi pemegang saham jangka panjang.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Kelangsungan Usaha
Manajemen menegaskan bahwa pembagian dividen tunai ini tidak mengganggu stabilitas operasional maupun aspek hukum perseroan. Penetapan ini dilakukan secara transparan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Hingga saat ini, kondisi likuiditas perusahaan tetap terjaga untuk mendukung kegiatan operasional di pabrik Cilegon maupun kantor pusat Jakarta. Fokus perusahaan tetap pada industri tinplate (pelat timah) sebagai lini bisnis utama.
Sumber Informasi: Laporan Informasi atau Fakta Material Terkait Kurs Konversi Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2025
FAQ (Frequently Asked Questions)
Berapa nilai dividen NIKL per lembar saham dalam Rupiah? Nilai dividen yang akan dibagikan adalah sebesar Rp1,99392 per lembar saham berdasarkan kurs konversi yang telah ditetapkan.
Apa acuan yang digunakan NIKL dalam menentukan kurs dividen? Perseroan menggunakan nilai tengah kurs transaksi Bank Indonesia pada tanggal 20 April 2026, yaitu Rp17.189 per dollar AS.
Apakah pembagian dividen ini mengganggu operasional perusahaan? Tidak, manajemen menyatakan tidak ada dampak material yang merugikan terhadap operasional, hukum, atau kelangsungan usaha perseroan.
Poin Penting bagi Investor
- Kurs Konversi: Rp17.189 per USD (Kurs Tengah BI per 20 April 2026).
- Dividen per Saham: Rp1,99392 per lembar.
- Total Pembayaran: Rp5,03 miliar untuk 2,52 miliar lembar saham.
- Status: Final, merupakan realisasi dari laba bersih tahun buku 2025.
Profil Singkat Perusahaan
PT Pelat Timah Nusantara, Tbk. (NIKL), atau dikenal sebagai Latinusa, adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pelat timah (tinplate). Perusahaan ini berkantor pusat di Gedung Krakatau Steel, Jakarta, dengan fasilitas pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, Banten.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin


