Jakarta, 15 April 2026 – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), sebuah kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten, didukung oleh konektivitas yang terintegrasi menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta melalui Tol KATARAJA.
PANI mengusung konsep pengembangan kawasan dengan filosofi gaya hidup dinamis dan modern, serta senantiasa berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang dinamis. Sebagai emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, PANI menawarkan peluang investasi yang menjanjikan melalui portofolio proyek yang solid serta pertumbuhan kawasan PIK2 yang pesat dan adaptif. Dengan reputasi dan komitmen tinggi terhadap kualitas, PANI layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi dengan peluang ekonomi jangka panjang, baik bagi investor lokal maupun asing, baik institusional maupun retail.
PANI membidik kinerja marketing sales yang konservatif pada 2026 dengan pendekatan yang prudent di tengah dinamika pasar properti. Strategi ini tercermin dari komposisi penjualan yang sebagian besar didominasi oleh segmen residensial kemudian diikuti oleh kaveling tanah komersial dan produk komersial, yang menegaskan fokus PANI dalam memperkuat penetrasi pada hunian yang liveable sekaligus mengoptimalkan monetisasi kawasan terintegrasi untuk terciptanya ekosistem yang saling menunjang dengan menelisik dinamika permintaan pasar properti dan kondisi makroekonomi.
PANI melihat bahwa segmen residensial akan tetap menjadi pendorong utama, didukung oleh meningkatnya daya tarik kawasan PIK2 sebagai lingkungan hunian yang liveable dengan ekosistem terintegrasi. Sementara itu, permintaan terhadap kaveling tanah komersial tetap menunjukkan potensi dari pelaku usaha dan investor yang ingin mengamankan lokasi strategis di kawasan CBD PIK2, seiring dengan berkembangnya aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Produk komersial seperti ruko, rukan, dan SOHO juga diharapkan tetap menarik bagi pelaku bisnis yang berkembang di dalam ekosistem kawasan.
Meskipun menghadapi tantangan eksternal, PANI tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang, didukung oleh land bank seluas 1.838 hektare, rekam jejak yang kuat dalam peluncuran dan penyerahan produk, serta pengembangan kawasan terpadu yang terus berjalan secara berkelanjutan. PANI juga menjaga fleksibilitas operasional guna merespons dinamika pasar secara adaptif, sekaligus menangkap peluang pertumbuhan seiring dengan potensi pemulihan permintaan.
Pengembangan kawasan PIK2 semakin diperkuat oleh penyelesaian berbagai infrastruktur dan fasilitas utama yang menjadi katalis pertumbuhan kawasan. Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang mulai beroperasi akan menjadi pusat kegiatan MICE berskala besar yang mendorong peningkatan traffic dan aktivitas ekonomi. Selain itu, peningkatan konektivitas kawasan melalui Tol KATARAJA yang terhubung langsung ke Bandara Internasional Soekarno Hatta serta kawasan Jabodetabek semakin memperkuat aksesibilitas dan daya tarik kawasan secara keseluruhan.
Dengan keunggulan sebagai salah satu pengembangan kota pesisir modern berskala besar yang unik di Indonesia, PIK2 menggabungkan lokasi pesisir yang strategis dengan konektivitas terintegrasi serta pengembangan ekosistem kawasan yang komprehensif. Kombinasi ini menempatkan PIK2 pada posisi yang kuat untuk terus berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi baru yang menghadirkan peluang usaha bernilai tinggi dan berkelanjutan.
Presiden Direktur PANI, Bapak Sugianto Kusuma, menilai arah pengembangan PIK2 semakin memperlihatkan kekuatan fundamental kawasan sebagai kota mandiri modern berskala besar. “Komposisi marketing sales yang kami tetapkan setelah mencermati perkembangan geopolitik yang terjadi sehingga unsur kehati-hatian dan target yang dapat dicapai menjadi prinsip utama kami.”
Beliau menambahkan bahwa perkembangan kawasan PIK2 sangat kondusif untuk menjadi katalis perbaikan target ke depan dan tentunya pandangan optimis potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus bergulir menciptakan permintaan properti baru di masa akan datang. “Kehadiran fasilitas strategis seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta konektivitas langsung menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dan toll dalam/luar kota melalui Tol KATARAJA akan menciptakan nilai tambah baru dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2. Kami prediksi PIK2 akan berkembang sebagai kota pesisir modern yang terintegrasi, sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang berkelanjutan.”
Tentang PT PANI Tbk
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) mengawali kegiatan usahanya pada tanggal 1 Maret 2001 sebagai produsen di bidang industri kemasan kaleng. Pada bulan Desember 2017, PANI melakukan akuisisi terhadap PT Windu Blambangan Sejati yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan hasil perikanan dan jasa pembekuan/penyimpanan di kamar pendingin. Pada tanggal 18 September 2018, PANI berubah status menjadi perusahaan terbuka melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia dengan nominal saham sebesar Rp108 dan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 150 juta lembar saham.
Pada tahun 2021, PT Multi Artha Pratama (MAP) yang bergerak di bidang pengembang properti di PIK, mengambil alih saham Perusahaan sebanyak 80% atau sebesar 328 juta lembar saham. Dengan masuknya MAP sebagai pemegang saham mayoritas, PANI diversifikasi portofolio usaha menjadi pengembang properti yang disponsori oleh Agung Sedayu Group dan Salim Group. Kemudian, PANI melaksanakan aksi korporasi yakni penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD”) I, PANI melakukan penawaran umum terbatas sebanyak 13.120 juta saham baru biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) setiap saham dengan harga penawaran sebesar Rp500,- (nilai penuh) per saham dan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 23 Agustus 2022.
PANI telah menyelesaikan proses PMHMETD II (kedua) sebesar Rp10,5 triliun dengan jumlah penawaran umum terbatas sebanyak 2.097 juta saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) setiap saham dengan harga penawaran sebesar Rp5.000 (nilai penuh) per saham dan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia tanggal 6 Desember 2023.
Pada Agustus 2024, PANI telah menyelesaikan dua seri Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”) dengan penerimaan modal baru sebesar Rp6,5 triliun dan total saham baru yang diterbitkan sebanyak 1.256.445.500 lembar. Dana yang diperoleh melalui PMTHMETD I dan II tersebut dipergunakan untuk ekspansi bisnis PANI yakni menambah bank tanah seluas 232 ha di PIK2, Tangerang, Banten.
Pada tanggal 13 Januari 2025, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (“CBDK”) yang merupakan entitas anak PANI, telah berhasil tercatat di BEI melalui penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (“IPO”). IPO CBDK berhasil menghimpun dana sebesar Rp2,3 triliun yang diutilisasi sepenuhnya untuk pembangunan Nusantara International Convention Exhibition (“NICE”) dengan luasan ±123.000 m² dengan kapasitas dapat menampung hingga 104.000 orang. NICE akan mulai beroperasi secara parsial pada Agustus 2025.
Pada September 2025, PANI telah melaksanakan PMTHMETD III dengan jumlah saham tambahan sebanyak 20.906.000 lembar dengan harga pelaksanaan Rp14.350,- per saham, yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 3 September 2025. Dana yang terhimpun dari pelaksanaan PMTHMETD III ini sepenuhnya dipergunakan untuk merealisasikan rencana bisnis, yakni khususnya untuk memperkuat struktur permodalan dan menunjang kelangsungan kegiatan usaha utama entitas anak, antara lain PT Cahaya Inti Sentosa, PT Panorama Eka Tunggal, dan PT Karunia Utama Selaras, yang menjalankan usaha pengembangan kawasan PIK2 melalui penjualan produk residensial dan komersial unggulan.
Sebagai bagian dari strategi penguatan permodalan, di akhir Desember 2025 PANI telah melaksanakan PMHMETD III melalui penerbitan 1.115.533.400 saham. Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini telah dialokasikan untuk meningkatkan penyertaan saham Perseroan pada PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melalui pembelian 41,4% saham dari PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya sehingga PANI menggenggam 87,27% saham CBDK, serta untuk mendukung pembiayaan belanja modal pada sejumlah entitas anak Perseroan, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal, sejalan dengan strategi PANI untuk memperkuat fundamental bisnis dan mempercepat pengembangan kawasan PIK2.
Per 31 Desember 2025, PANI mengelola bank tanah seluas 1.838 ha, memperkuat posisi perusahaan sebagai pengembang properti terkemuka dengan portofolio lahan strategis. Dengan bank tanah ini, PANI terus menghadirkan proyek-proyek berkualitas bagi para pelanggan.
Visi dan misi PANI adalah menjadi pengembang properti terdepan dalam kualitas, komitmen, integritas, dan terpercaya.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


