Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpotensi melemah dalam perdagangan Senin, 28 Oktober 2024, dengan support level di area 7.630-7.650 yang berhimpit dengan MA20. Pergerakan IHSG selanjutnya akan ditentukan oleh kemampuannya bertahan di atas level support tersebut, sementara level resistance berada di sekitar 7.850. Fokus investor saat ini tertuju pada laporan kinerja emiten kuartal III 2024, di mana emiten besar seperti BMRI, BRIS, Astra (ASII), Adaro (ADRO), Indofood (ICBP), dan Kalbe Farma (KLBF) dijadwalkan akan merilis laporan keuangan sepanjang minggu ini.
Sementara itu, indeks Wall Street ditutup bervariasi pada Jumat, 25 Oktober 2024. DJIA dan S&P 500 mengakhiri enam pekan penguatan, sementara Nasdaq memasuki pekan ketujuh didorong oleh ekspektasi kinerja positif perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Meta, Microsoft, dan Nvidia. Di tengah yield obligasi AS 10 tahun yang masih tinggi, pasar tetap mencermati data-data ekonomi yang dapat memengaruhi kebijakan moneter The Fed di sisa tahun 2024, termasuk indikator ketenagakerjaan AS dan data indeks manufaktur Tiongkok yang diproyeksikan kembali di atas angka 50 pada Oktober.


