Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightOMED Catat Laba Bersih Tumbuh 31,6% pada 9M 2026, Margin Terus Meningkat...

OMED Catat Laba Bersih Tumbuh 31,6% pada 9M 2026, Margin Terus Meningkat dan Target Pendapatan FY2026 Dinaikkan

Surabaya, 2 November 2026

PT Jayamas Medica Industri Tbk (“OMED” atau “Perseroan”), produsen dan distributor alat kesehatan terintegrasi, membukukan kinerja yang kuat pada sembilan bulan pertama 2026 (9M2026), dengan pertumbuhan penjualan dan laba yang disertai peningkatan seluruh margin profitabilitas.

Penjualan bersih mencapai Rp1,853 triliun, naik Rp383,8 miliar atau 26,1% YoY dari Rp1,470 triliun pada 9M2025. Pertumbuhan ini ditopang kenaikan total volume penjualan sebesar 28,6% YoY, dari 2,02 miliar unit menjadi 2,60 miliar unit.

EBITDA meningkat 34,0% YoY menjadi Rp426 miliar dari Rp318 miliar. Laba periode berjalan naik 31,6% YoY menjadi Rp336 miliar dari Rp256 miliar. Laba per saham dasar (EPS) naik menjadi Rp12,29 dari Rp9,4 pada periode yang sama tahun lalu, atau tumbuh sekitar 30,7% YoY.

Margin Terus Meningkat

Seluruh margin profitabilitas meningkat dibandingkan 9M2025:

  • Margin laba kotor naik menjadi 35,5% dari 33,9% (+1,6 pp).
  • Margin EBITDA naik menjadi 23,0% dari 21,6% (+1,4 pp).
  • Margin laba bersih naik menjadi 18,2% dari 17,4% (+0,8 pp).

Perbaikan margin laba kotor mencerminkan efisiensi di level produksi yang terus berlanjut, seiring pertumbuhan volume penjualan yang solid.

Kinerja Produk

Pertumbuhan penjualan tertinggi berasal dari tiga kategori berikut:

  • Bioteknologi dan Laboratorium: +51,2% YoY menjadi Rp114,9 miliar.
  • Barang Medis Habis Pakai (Disposables & Consumables): +33,6% YoY menjadi Rp965,9 miliar, sebagai kontributor terbesar terhadap total penjualan.
  • Alat Bantu Jalan dan Rehabilitasi (Walking Aids & Rehab): +31,7% YoY menjadi Rp95,1 miliar.

Perawatan Luka (Wound Care) juga tumbuh 26,6% YoY menjadi Rp302,6 miliar.

Segmen Ritel dan Ekspor

Segmen ritel tumbuh 32,0% YoY, dari Rp165 miliar menjadi Rp218 miliar, mencerminkan meningkatnya kontribusi kanal ritel terhadap total pendapatan Perseroan.

Penjualan ekspor membukukan pertumbuhan signifikan sebesar 328% YoY dengan Amerika Serikat sebagai tujuan utama dan diikuti dengan penjualan perdana ke Filipina.

Posisi Keuangan Tetap Kokoh

Per 30 September 2026, total aset Perseroan mencapai Rp3,498 triliun, total liabilitas Rp514 miliar, dan total ekuitas Rp2,984 triliun. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) berada di 0,17x, rasio utang berbunga terhadap ekuitas di 0,01x, dan rasio lancar di 9,5x.

Efisiensi modal kerja membaik, dengan siklus konversi kas (cash conversion cycle) turun menjadi 179 hari dari 207 hari pada 9M2025. Hari piutang turun menjadi 47 hari (dari 53 hari), hari persediaan menjadi 166 hari (dari 181 hari), dan hari utang usaha naik menjadi 33 hari (dari 27 hari).

Imbal hasil atas aset (ROA) meningkat menjadi 9,6% dari 8,4%, dan imbal hasil atas ekuitas (ROE) menjadi 11,3% dari 9,7%.

Target FY2026 Dinaikkan

Didukung pertumbuhan volume penjualan yang solid dan efisiensi produksi, Perseroan menaikkan target pendapatan FY2026 menjadi sekitar Rp2,5 triliun atau diestimasikan tumbuh sekitar 21% YoY, dari sebelumnya sekitar Rp2,3 triliun. Panduan lainnya tidak berubah: margin laba kotor pada kisaran awal 30% dan penjualan ekspor sebesar USD1,0–1,5 juta.

Untuk Informasi Lebih Lanjut:

Sekretaris Perusahaan & Hubungan Investor PT Jayamas Medica Industri Tbk

Email: corporate.secretary@onemed.co.id
ir@onemed.co.id

Website: www.onemed.co.id

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here