PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) bersiap menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Langkah strategis ini diambil emiten jasa sertifikasi tersebut guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung rencana ekspansi bisnis besar-besaran pada tahun 2026.
1. Terbitkan 314 Juta Saham Baru
Dalam aksi ini, MUTU berencana menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 314.285.720 lembar saham. Jumlah ini setara dengan maksimal 10% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.
Adapun harga pelaksanaan saham baru ini dipatok minimal 90% dari rata-rata harga penutupan saham MUTU selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum permohonan pencatatan diajukan.
2. Penggunaan Dana: Fokus Ekspansi Lab
Dana segar yang diperoleh dari investor strategis nantinya akan digunakan sepenuhnya untuk pengembangan bisnis, dengan rincian alokasi sebagai berikut:
- 50% untuk Belanja Modal (Capex): Dana ini akan digunakan untuk membangun Halal Centre, Cosmetics & Herbal Centre, serta pengembangan Laboratorium Mineral Emas di Manado dan daerah tambang lainnya. MUTU melihat emas sebagai komoditas strategis di tengah ketidakpastian global.
- 33% untuk Operasional (Opex): Digunakan untuk pengembangan skema Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan upaya mendapatkan kembali lisensi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) yang menjadi salah satu pilar pendapatan utama perseroan.
- 17% untuk Modal Kerja: Disiapkan sebagai cadangan untuk menjaga likuiditas perusahaan.
3. Efek Dilusi bagi Pemegang Saham Lama
Investor perlu mencatat bahwa penerbitan saham baru ini akan menyebabkan efek dilusi. Persentase kepemilikan saham pemegang saham saat ini (eksisting) diperkirakan akan turun (terdilusi) maksimal sebesar 9,09% setelah private placement dilaksanakan.
Meski demikian, manajemen MUTU meyakini aksi ini akan memperbaiki rasio keuangan, di mana rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) diproyeksikan turun dari 34,8% menjadi 33,6%, membuat neraca keuangan menjadi lebih sehat.
4. Siapa Investornya?
Hingga saat ini, MUTU masih dalam tahap negosiasi dengan beberapa calon investor strategis dan belum dapat mengungkapkan nama pemodal tersebut. Namun, jika belum ada pemodal luar yang masuk, saham baru ini rencananya akan diambil bagian oleh pemegang saham pengendali atau pihak afiliasi perseroan.
5. Jadwal Penting
Untuk memuluskan rencana ini, MUTU akan meminta restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada Kamis, 18 Desember 2025. Jika disetujui, perseroan memiliki waktu 2 tahun (hingga 17 Desember 2027) untuk melaksanakan private placement tersebut.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


