- Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan 31% di Q1 2025 dan menargetkan dapat melampaui rata-rata pertumbuhan industri TIC.
- Fokus bisnis diarahkan pada ekonomi hijau, syariah, dan digital, termasuk rencana masuk lebih dalam ke bursa karbon dan layanan sertifikasi halal.
- Pengembangan enam cabang baru telah menyumbang 22% pendapatan segmen pengujian dan ditargetkan meningkat dalam 1,5–2 tahun.
- Capex 2025 masih mengacu pada prospektus, dengan sisa dana Rp31 miliar untuk optimalisasi investasi yang sudah berjalan.
- Kebijakan dividen tetap dijaga konsisten 30% dari laba, dengan potensi peningkatan seiring kinerja yang terus membaik.
MUTU Fokus Ekonomi Hijau dan Ekspansi Layanan, Targetkan Kinerja Lebih Tinggi di 2025
RELATED ARTICLES


