PT Multitrend Indo Tbk (BABY) secara resmi mengumumkan rencana aksi korporasi PT Multitrend Indo Tbk (BABY) melalui mekanisme Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue. Dana yang diperoleh dari aksi ini akan dialokasikan untuk mengambil alih mayoritas saham PT Emway Globalindo (EGI) dengan total nilai transaksi mencapai Rp 269.989.000.000. Transaksi ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk memperkuat posisi di industri ritel pakaian dan mainan anak serta menciptakan sinergi operasional yang lebih kuat melalui platform omnichannel.
Mekanisme PMHMETD I dan Inbreng Saham EGI
Dalam rencana aksi korporasi PT Multitrend Indo Tbk (BABY) ini, perusahaan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 238.599.876 saham baru dengan nilai nominal Rp 25 per saham. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp 590 per lembar saham. Rasio yang ditetapkan adalah setiap pemegang 625 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 7 April 2026 berhak atas 57 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru.
Blooming Years Pte. Ltd. (BY), selaku pemegang saham utama dan pengendali dengan kepemilikan 92,35%, telah menyatakan komitmennya untuk melaksanakan seluruh haknya. Penyetoran modal oleh BY dilakukan melalui mekanisme inbreng (penyetoran modal dalam bentuk selain uang), yaitu berupa 255.107.181 lembar saham EGI atau setara dengan 48,151% dari modal disetor EGI. Nilai dari inbreng tersebut setara dengan Rp 130.004.319.950.
Sisa saham EGI sebanyak 51,848% atau 274.691.618 lembar saham akan dibeli secara tunai oleh perusahaan dengan nilai Rp 139.984.680.050. Dana untuk pembelian tunai ini bersumber dari fasilitas pinjaman PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jangka waktu 5 tahun dan suku bunga mengambang (floating) sebesar 8,50% per tahun. Pasca penyelesaian rangkaian transaksi ini, PT Multitrend Indo Tbk akan memiliki 99,99% saham EGI.
Dampak Keuangan dan Analisis Kewajaran Transaksi
Langkah aksi korporasi PT Multitrend Indo Tbk (BABY) ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap posisi keuangan konsolidasian perusahaan. Berdasarkan laporan proforma per 31 Oktober 2025, total aset perusahaan diperkirakan meningkat dari Rp 668,38 miliar menjadi Rp 1,22 triliun pasca akuisisi. Secara operasional, akuisisi EGI sebagai distributor mainan terkemuka di Indonesia diharapkan meningkatkan EBITDA dan pendapatan serta memperluas jaringan distribusi melalui skema cross-sell dan upsell.
Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto & Rekan telah melakukan penilaian independen terhadap objek transaksi. Nilai pasar 99,99% saham EGI ditetapkan sebesar Rp 283.193.259.960. Dengan nilai transaksi akuisisi sebesar Rp 269,98 miliar, terdapat selisih 4,66% lebih rendah dari nilai pasar, yang secara teoritis berpotensi membukukan keuntungan bagi perusahaan.
Namun demikian, KJPP memberikan opini “Tidak Wajar” atas rencana transaksi ini. Opini tersebut muncul semata-mata karena harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp 590 per saham memiliki selisih lebih dari 7,50% dibandingkan dengan harga pasar teoritis yang dihitung berdasarkan rata-rata harga tertinggi 90 hari terakhir (Rp 363 per saham), sehingga tidak sesuai dengan ambang batas teknis POJK 35/2020. Meski secara teknis dinilai tidak wajar, manajemen menegaskan bahwa harga pelaksanaan yang lebih tinggi ini justru menguntungkan pemegang saham publik karena meminimalkan potensi dilusi kepemilikan saham mereka.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Akuisisi: Pengambilalihan 99,99% saham PT Emway Globalindo senilai Rp 269,9 miliar.
- Rasio Rights Issue: Pemegang 625 saham lama berhak atas 57 saham baru.
- Harga Pelaksanaan: Ditetapkan Rp 590 per saham, lebih tinggi dari harga pasar saat ini (Rp 363) untuk menekan tingkat dilusi.
- Efek Dilusi: Pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya akan mengalami dilusi kepemilikan maksimal 8,36%.
- Jadwal Penting: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan RUPS Independen akan digelar pada 12 Februari 2026.
- Tujuan Strategis: Konsolidasi EGI untuk meningkatkan skala grup, pendapatan, dan efisiensi melalui sinergi back-end.
Profil Singkat Perusahaan
PT Multitrend Indo Tbk (BABY) adalah perusahaan yang berkedudukan di Jakarta Pusat dan bergerak di bidang perdagangan eceran pakaian, perlengkapan bayi, dan mainan anak. Perseroan mengoperasikan berbagai gerai ritel dan memiliki fokus pada produk gaya hidup anak-anak di berbagai kota besar di Indonesia.
Sumber Resmi: Pengumuman Bursa Efek Indonesia
Baca Juga: Multitrend Indo (BABY) Siap Akuisisi Emway Globalindo
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


