Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightMKAP Minta Restu RUPS Tambah Kegiatan Usaha Baru, Ini Rinciannya

MKAP Minta Restu RUPS Tambah Kegiatan Usaha Baru, Ini Rinciannya

PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) berencana menambah kegiatan usaha baru untuk memperluas layanan terintegrasi di sektor energi dan pertambangan. Rencana ekspansi kegiatan usaha MKAP 2026 ini akan dimintakan persetujuan dalam RUPS pada 22 Juni 2026, dengan proyeksi pendapatan dari kegiatan baru meningkat dari Rp396,94 miliar pada 2026 menjadi Rp592,55 miliar pada 2030.

Penambahan kegiatan usaha ini mencakup sejumlah KBLI baru, seperti instalasi listrik, penyewaan dan sewa guna usaha mesin pertambangan, reparasi mesin khusus, penyewaan alat berat, serta konstruksi bangunan sipil minyak dan gas bumi. Berdasarkan laporan studi kelayakan, rencana kegiatan usaha baru MKAP dinilai layak dengan NPV positif Rp96,38 juta, IRR 97,87%, dan payback period 3 tahun 7 bulan.

Rincian Rencana Ekspansi Kegiatan Usaha MKAP 2026

MKAP menyampaikan keterbukaan informasi kepada pemegang saham pada 9 Juni 2026 terkait rencana perubahan kegiatan usaha. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk menambah KBLI baru sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020.

Rencana penambahan kegiatan usaha tersebut bertujuan mendukung pengembangan layanan terintegrasi berbasis engineering, procurement, dan construction atau EPC. Perseroan menilai penambahan KBLI dapat melengkapi kegiatan yang telah berjalan, seperti perdagangan, jasa, penyediaan, instalasi sistem, dan dukungan operasional.

KBLI baru yang akan ditambahkan meliputi aktivitas penunjang pertambangan minyak bumi dan gas alam, instalasi listrik, penyewaan mesin pertambangan, reparasi mesin khusus, penyewaan alat konstruksi, serta konstruksi bangunan sipil minyak dan gas bumi. Perseroan juga menyebut kegiatan baru tersebut berkaitan dengan kebutuhan industri minyak, gas, pertambangan, dan energi.

Studi kelayakan disusun oleh Kantor Jasa Penilai Publik Syahrir, Endang dan Rekan dengan tanggal penilaian 31 Desember 2025. Penilai menyimpulkan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha MKAP layak dari aspek pasar, teknis, pola bisnis, manajemen, dan keuangan.

Baca juga: Rencana Ekspansi Kegiatan Usaha Baru Saham MKAP 2026

Jadwal Lengkap Rencana Ekspansi Kegiatan Usaha MKAP 2026

KeteranganJadwal / Detail
Tanggal keterbukaan informasi9 Juni 2026
EmitenPT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk
Kode sahamMKAP
Aksi korporasiPenambahan kegiatan usaha baru
Dasar regulasiPOJK No. 17/POJK.04/2020
Tanggal RUPS22 Juni 2026
Waktu RUPS10.00 WIB sampai selesai
Tempat RUPSGedung Cibis Nine, Jakarta Selatan
Tanggal DPS untuk menentukan pemegang saham26 Mei 2026
Panggilan RUPS29 Mei 2026
Penyampaian ringkasan risalah RUPS24 Juni 2026
Penyampaian risalah RUPSPaling lambat 30 hari setelah RUPS

RUPS akan memutuskan persetujuan perubahan kegiatan usaha Perseroan, termasuk perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. Jika rencana ini tidak memperoleh persetujuan RUPS, maka rencana baru dapat diajukan kembali 12 bulan setelah tanggal pelaksanaan RUPS.

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi MKAP terkait Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

Dampak bagi Investor

Rencana ekspansi kegiatan usaha MKAP 2026 tidak menimbulkan dilusi saham karena tidak disebutkan adanya penerbitan saham baru. Dampak utama rencana ini berada pada perubahan ruang lingkup usaha, strategi ekspansi, dan potensi kontribusi pendapatan baru.

Dari sisi bisnis, penambahan kegiatan usaha dapat memperluas sumber pendapatan Perseroan di sektor jasa penunjang energi dan pertambangan. Perseroan menilai kegiatan baru tersebut dapat mendukung fleksibilitas operasional, menambah kapabilitas layanan, dan menangkap peluang pertumbuhan di sektor energi.

Dari sisi risiko, investor perlu mencermati realisasi proyeksi keuangan, kebutuhan modal kerja, kemampuan eksekusi proyek, serta ketersediaan tenaga ahli. Perseroan memperkirakan kebutuhan modal kerja fleksibel pada tahun pertama sebesar sekitar Rp20 miliar dan kebutuhan modal kerja berkelanjutan sekitar 70% dari fasilitas perbankan serta 30% dari kas internal.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Terkait

Berdasarkan proyeksi laporan laba rugi, pendapatan dari kegiatan baru diperkirakan sebesar Rp396,94 miliar pada 2026 dan meningkat menjadi Rp592,55 miliar pada 2030. Laba bersih dari kegiatan baru diproyeksikan naik dari Rp53,45 miliar pada 2026 menjadi Rp93,47 miliar pada 2030.

Proyeksi arus kas Perseroan juga menunjukkan tren kenaikan kas akhir tahun dari Rp57,46 miliar pada 2026 menjadi Rp187,89 miliar pada 2030. Kontribusi penambahan kegiatan usaha terhadap laba bersih diproyeksikan semakin besar dari tahun ke tahun, yaitu dari Rp13,78 miliar pada 2026 menjadi Rp14,16 miliar pada 2030.

Dari sisi kelayakan keuangan, penilai mencatat NPV positif Rp96,38 juta, IRR 97,87%, profitability index 1, dan payback period 3 tahun 7 bulan. Indikator tersebut menjadi dasar kesimpulan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha dinilai layak.

FAQ

Apa rencana aksi korporasi MKAP?
MKAP berencana menambah kegiatan usaha baru untuk memperluas layanan di sektor energi, minyak dan gas, pertambangan, serta pendukung industri terkait.

Kapan RUPS MKAP digelar?
RUPS dijadwalkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB di Gedung Cibis Nine, Jakarta Selatan.

Apakah rencana ini menyebabkan dilusi saham?
Rencana ini tidak menyebabkan dilusi saham karena tidak disebutkan adanya penerbitan saham baru.

Apa manfaat rencana penambahan kegiatan usaha bagi MKAP?
Rencana ini berpotensi memperluas sumber pendapatan, meningkatkan fleksibilitas layanan, dan memperkuat posisi Perseroan di sektor jasa pendukung energi.

Poin Penting bagi Investor

  • MKAP berencana menambah kegiatan usaha baru pada 2026.
  • RUPS untuk meminta persetujuan pemegang saham dijadwalkan pada 22 Juni 2026.
  • Kegiatan baru mencakup layanan pendukung sektor energi, minyak dan gas, serta pertambangan.
  • Studi kelayakan menyatakan rencana tersebut layak.
  • NPV diproyeksikan positif Rp96,38 juta dengan IRR 97,87%.
  • Payback period diperkirakan 3 tahun 7 bulan.
  • Rencana ini tidak menimbulkan dilusi saham.

Profil Singkat Perusahaan

PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, penyedia jasa perdagangan, penyewaan, dan perbaikan pompa serta peralatan pendukung lain, termasuk suku cadang untuk kebutuhan industri minyak, gas bumi, dan pertambangan.

Kantor pusat Perseroan berada di Gedung Cibis Nine Lantai 16, Jl. TB Simatupang No. 2, Jakarta Selatan. Pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2025 mencakup PT International Sawo Resources sebesar 76,00%, Djoni Suyanto sebesar 4,00%, dan masyarakat sebesar 20,00%.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. 

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here