Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightMinta Restu RUPSLB, Emiten Properti CSIS (CSIS) Bakal Jadi Induk Usaha

Minta Restu RUPSLB, Emiten Properti CSIS (CSIS) Bakal Jadi Induk Usaha

JAKARTA – PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) berencana melakukan langkah strategis untuk merestrukturisasi bisnis grup. Emiten yang bergerak di bidang pengembangan real estate ini akan meminta persetujuan pemegang saham untuk menambah dua Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru.

Dua KBLI baru tersebut adalah:

  • KBLI 64200: Aktivitas Perusahaan Holding
  • KBLI 70209: Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya

Penambahan kegiatan usaha ini dilakukan dalam rangka restrukturisasi grup usaha. Nantinya, CSIS dipersiapkan untuk menjadi perusahaan induk (holding) real estate pada grup perseroan.

Jadwal RUPSLB dan Studi Kelayakan

Untuk memuluskan rencana ini, manajemen CSIS akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Berdasarkan keterbukaan informasi, berikut adalah jadwal penting yang perlu diperhatikan investor:

  • Tanggal Pencatatan (Recording Date): 26 November 2025
  • Pelaksanaan RUPSLB: 19 Desember 2025

Manajemen telah menunjuk KJPP Syarif Endang & Rekan sebagai penilai independen untuk melakukan studi kelayakan atas rencana ini. Hasilnya, rencana penambahan KBLI ini dinyatakan “Layak” untuk dijalankan.

Kajian kelayakan keuangan pun menunjukkan hasil yang positif:

  • Net Present Value (NPV): Dihasilkan positif sebesar Rp330,49 miliar.
  • Internal Rate of Return (IRR): Tercatat sebesar 30,05%, lebih tinggi dari discount rate sebesar 8,49%.
  • Profitability Index (PI): Sebesar 1,62057 (lebih dari 1), yang berarti proyek ini dinilai menguntungkan.
  • Payback Period (PP): Diperkirakan 3 tahun dan 9 bulan.

Dampak dan Konteks Bisnis

Manajemen menegaskan bahwa penambahan KBLI baru ini tidak berdampak terhadap kondisi keuangan Perseroan. Selain itu, Perseroan juga menyatakan tidak memerlukan tenaga ahli baru untuk mendukung pelaksanaan operasional atas kegiatan usaha holding dan konsultasi tersebut.

Saat ini, kegiatan usaha utama CSIS adalah pengembangan real estate melalui entitas anak. Fokus bisnisnya meliputi kawasan industri dan pergudangan, khususnya di Sentul (Bogor) dan Cikembar (Sukabumi), serta bisnis perhotelan.

Per 3 November 2025, pemegang saham pengendali CSIS adalah PT Andalan Utama Bintara dengan porsi 57,23% dan PT Olympic Kapital Equity sebesar 22,77%. Sementara itu, kepemilikan saham masyarakat tercatat sebesar 20,00%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here