Jakarta, 17 Desember 2025 – Emiten komponen baterai kendaraan listrik, PT Merdeka Battery Materials Tbk (“Perseroan”), resmi menandatangani perjanjian pinjaman dengan salah satu perusahaan terkendalinya, PT Huaneng Metal Industry (HNMI). Langkah ini diambil untuk memperkuat modal kerja dan mendukung ekspansi operasional anak usaha tersebut.
Nilai dan Peruntukan Pinjaman
Perseroan bertindak sebagai kreditur yang menyediakan dana kepada HNMI dengan jumlah maksimal mencapai USD 9.000.000 (sekitar Rp141 miliar jika menggunakan asumsi kurs tertentu). Dana ini akan digunakan oleh HNMI untuk berbagai keperluan, antara lain:
- Kebutuhan korporasi umum.
- Pengeluaran modal (Capital Expenditure).
- Biaya operasional dan modal kerja.
Sifat Transaksi: Afiliasi Tanpa Benturan Kepentingan
Transaksi ini merupakan Transaksi Afiliasi karena HNMI adalah perusahaan yang dikendalikan oleh Perseroan dengan kepemilikan saham tidak langsung sebesar 60% melalui PT Merdeka Mega Industri (MMI).
Meski terafiliasi, Dewan Komisaris dan Direksi menegaskan bahwa transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan dan telah dilakukan sesuai dengan praktik bisnis yang wajar.
Dampak bagi Pemegang Saham
Berdasarkan laporan dari Penilai Independen (KJPP Iskandar dan Rekan), transaksi ini dinilai wajar karena beberapa alasan strategis:
- Meningkatkan Profitabilitas: Transaksi ini diharapkan dapat meningkatkan laba dan solvabilitas Perseroan secara konsolidasi.
- Nilai Tambah: Dengan mendukung pendanaan HNMI, anak usaha tersebut dapat memberikan nilai tambah kembali kepada Perseroan.
- Efisiensi: Pinjaman internal dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan jika dilakukan dengan pihak ketiga di luar grup.
Bukan Transaksi Material
Investor tidak perlu khawatir mengenai risiko likuiditas besar, karena nilai pinjaman ini tidak mencapai 20% dari nilai ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan per Juni 2025. Oleh karena itu, transaksi ini tidak dikategorikan sebagai transaksi material yang memerlukan persetujuan khusus Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!