Emiten manufaktur kosmetik, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID), melaporkan fakta material terkait penandatanganan perubahan perjanjian peminjaman dana dengan entitas anak usahanya. Dalam keterbukaan informasi terbarunya, perusahaan resmi menyepakati penambahan fasilitas pinjaman untuk mendukung kegiatan operasional anak usahanya tersebut pada tanggal 21 Januari 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian amandemen atas perjanjian pokok yang telah berlangsung sejak tahun 2022. Pinjaman ini diberikan kepada PT Alliance Cosmetics (PTA), sebuah perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki oleh Mandom Indonesia (TCID) sebesar 99,996%. Dengan penambahan terbaru ini, total nilai pinjaman yang dikucurkan perusahaan kepada anak usahanya mengalami peningkatan signifikan guna memperkuat struktur permodalan entitas anak.
Detail Amandemen Keenam Pinjaman Mandom Indonesia (TCID)
Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mandom Indonesia (TCID) dan PT Alliance Cosmetics telah menandatangani Perubahan Perjanjian Peminjaman Dana Keenam atau “Perubahan VI”. Dalam amandemen terbaru ini, terdapat penambahan plafon pinjaman sebesar Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).
Fasilitas pinjaman ini memiliki jangka waktu selama satu tahun dengan tingkat bunga yang ditetapkan sebesar 4,75% per tahun. Angka bunga ini menunjukkan penyesuaian dibandingkan dengan amandemen sebelumnya. Dengan adanya tambahan plafon tersebut, maka total akumulasi peminjaman dana dari Perseroan kepada PTA kini mencapai Rp62.000.000.000,00 (enam puluh dua miliar rupiah).
Manajemen menjelaskan bahwa tujuan utama dari pemberian pinjaman ini adalah untuk menunjang kebutuhan modal kerja serta mendukung seluruh kegiatan operasional PT Alliance Cosmetics. Transaksi ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas finansial bagi anak usaha dalam menjalankan roda bisnisnya.
Rekam Jejak Peningkatan Plafon Pinjaman Sejak 2022
Pemberian fasilitas dana ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui beberapa tahap perubahan yang terdokumentasi secara berkala. Berikut adalah rincian perjalanan plafon pinjaman tersebut:
- Perjanjian Pokok (25 Agustus 2022): Plafon awal ditetapkan sebesar Rp10 miliar dengan bunga 4% per tahun.
- Perubahan I (19 Desember 2022): Penambahan plafon sebesar Rp6 miliar dengan tingkat bunga tetap 4%.
- Perubahan II (14 Agustus 2023): Penambahan plafon sebesar Rp5 miliar, dengan penyesuaian bunga menjadi 6% mulai Agustus 2023.
- Perubahan III (22 Januari 2024): Penambahan plafon sebesar Rp7,5 miliar dengan bunga 6%.
- Perubahan IV (12 Juli 2024): Penyesuaian tingkat bunga menjadi 6,25% dengan jangka waktu 1 tahun.
- Perubahan V (20 Maret 2025): Penambahan plafon signifikan sebesar Rp14 miliar dengan tingkat bunga 6%.
- Perubahan VI (21 Januari 2026): Penambahan plafon terbaru sebesar Rp12 miliar dengan tingkat bunga 4,75%.
Secara regulasi, transaksi ini tidak termasuk ke dalam kategori transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 karena nilainya masih di bawah ambang batas 20% dari ekuitas Perseroan. Selain itu, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi yang dikecualikan sesuai POJK No. 42/POJK.04/2020, mengingat PTA adalah perusahaan terkendali dengan kepemilikan saham oleh Perseroan minimal 99%.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Transaksi: Penambahan plafon pinjaman sebesar Rp12 miliar, sehingga total pinjaman menjadi Rp62 miliar.
- Efisiensi Bunga: Tingkat bunga pada amandemen keenam (4,75%) lebih rendah dibandingkan tingkat bunga pada amandemen kelima (6%) dan keempat (6,25%).
- Kepemilikan: PT Alliance Cosmetics (PTA) adalah anak usaha yang dikendalikan penuh dengan kepemilikan 99,996%.
- Tujuan Dana: Dana dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan modal dan operasional anak usaha.
- Dampak Operasional: Perusahaan menyatakan tidak ada dampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan Perseroan secara keseluruhan.
Profil Singkat Perusahaan PT Mandom Indonesia Tbk, atau TCID memiliki bidang usaha pokok sebagai industri dan perdagangan berbagai rupa produk kosmetika, wangi-wangian, toiletries, bahan pembersih/perbekalan kesehatan rumah tangga, kemasan plastik dan barang-barang dari plastik lainnya.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!