Manajemen menyampaikan kenaikan home pass pada 2026 akan mendorong kebutuhan capex tambahan untuk instalasi dan maintenance. Untuk mempercepat pembangunan jaringan, perusahaan menambah tenaga teknis dan menggandeng partner operasional.
PADA menargetkan memperluas layanan FTTH dan managed service melalui proyek Rakyat Ira. Potensi pendapatan dipaparkan berasal dari fee instalasi, recurring service, serta operasional call center sebagai sumber pemasukan berulang.
Kerja sama dengan PT Infrastruktur Komunikasi Pratama (IKP) diposisikan sebagai pengungkit skala bisnis melalui kanal pemasaran dan jaringan distribusi. Manajemen juga menekankan akses ke pelanggan korporasi dari IKP dapat memperluas basis kontrak dan volume layanan.
Transformasi digital internal diarahkan pada integrasi sistem payroll, HRIS, inventaris, dan sales operation. Tujuannya meningkatkan transparansi, mempercepat kontrol operasional, dan mendorong efisiensi biaya.
Manajemen menyampaikan perusahaan terbuka menambah lini bisnis outsourcing service maupun teknologi sepanjang relevan dengan kebutuhan pasar. Langkah tersebut akan dipertimbangkan bila mendukung pertumbuhan jangka panjang dan memperkuat posisi bisnis inti.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!