Manajemen menyampaikan perusahaan membuka peluang merger, akuisisi, dan partnership mulai 2026 sambil memperkuat infrastruktur teknologi, termasuk pemanfaatan AI untuk optimasi inventori dan efektivitas kampanye. Arah ini diposisikan untuk memperbesar skala bisnis tanpa hanya mengandalkan pertumbuhan organik.
Perusahaan juga menyampaikan LK Q3 audited telah disiapkan seiring penguatan sistem pelaporan. Rencana capex dan strategi ekspansi yang lebih rinci akan dipaparkan setelah kinerja FY2025 dirilis.
Terkait kontribusi pendapatan dari DBI, manajemen menegaskan hal tersebut berasal dari kerja sama komersial jangka panjang dan bukan hubungan afiliasi. Pemasukan disebut bersumber dari layanan iklan digital, KOL, serta kampanye multi-platform.
Pinjaman Rp12,5 miliar kepada Triuslive dijelaskan untuk mendukung ekspansi live commerce, dengan entitas tersebut mulai komersial pada 12 Desember 2025. Strategi penetrasi diarahkan ke FMCG, beauty, dan health melalui sinergi media DOOH dan streaming.
Di sisi ESG, perusahaan menyatakan ESG menjadi prioritas dengan proses finalisasi materialitas dan penyusunan risk mapping yang sedang berjalan. ESG Roadmap 2025–2030 juga tengah dikembangkan untuk meningkatkan transparansi dan daya saing jangka panjang.
Dalam aspek pricing, manajemen menegaskan EXCL mendapat perlakuan komersial setara dengan ISP lain tanpa tarif khusus. Kebijakan ini diposisikan untuk menjaga fairness dan konsistensi model bisnis B2B.
Strategi diferensiasi perusahaan adalah memperluas jangkauan ke wilayah underserved sambil menurunkan biaya per home pass. Manajemen menargetkan layanan yang lebih terjangkau sebagai kunci memenangkan persaingan melalui kombinasi ekspansi, efisiensi biaya, dan kolaborasi mitra.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!