Manajemen menargetkan pengurangan kerugian dan pemulihan kinerja melalui rencana divestasi tiga anak usaha (CBRB, KEP, dan GSAL). Divestasi diposisikan untuk memangkas beban dan menyehatkan struktur keuangan perusahaan.
Anak usaha Indogas Kriya Dwiguna disebut menjadi fokus utama dengan strategi memperluas pangsa pasar. Langkah yang ditempuh mencakup pengajuan tambahan kuota gas serta penambahan konsumen baru untuk memperkuat volume dan pendapatan.
Manajemen menjelaskan defisit modal pada 2024 menjadi pendorong keputusan strategis melepas aset hulu. Tujuannya menurunkan risiko dan mengalihkan fokus ke bisnis yang dinilai memiliki arus kas lebih stabil.
Perubahan struktur Dewan Komisaris pada akhir 2024 diharapkan membawa arah baru dalam evaluasi dan pengembangan bidang usaha utama. Manajemen menyampaikan pembaruan ini diperlukan untuk memperkuat tata kelola dan disiplin eksekusi restrukturisasi.
Sepanjang 2025, prioritas perusahaan adalah stabilisasi operasional, perbaikan struktur keuangan, dan pembentukan fondasi bisnis yang lebih sehat. Manajemen menekankan fokus saat ini adalah memastikan keberlanjutan sebelum mengejar ekspansi yang agresif.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!