Emiten manajer investasi, PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR), mengumumkan rencana untuk melanjutkan aksi korporasi pembelian kembali (buyback) sahamnya. Langkah ini merupakan perpanjangan kedua dari periode buyback sebelumnya.
Bagi Anda para investor AMOR, berikut adalah poin-poin penting terkait aksi korporasi ini:
1. Jadwal dan Periode Pelaksanaan
AMOR menetapkan periode perpanjangan buyback kedua ini mulai tanggal 21 November 2025 hingga 19 Februari 2026. Aksi ini harus diselesaikan paling lambat 3 bulan sejak tanggal keterbukaan informasi.
2. Anggaran Dana
Perseroan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp 4,5 miliar untuk menyerap saham AMOR di pasar. Sumber dana yang digunakan sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan, sehingga dipastikan tidak akan mengganggu arus kas operasional.
3. Alasan Manajemen Melakukan Buyback
Manajemen AMOR menilai bahwa valuasi harga saham perseroan saat ini berada di bawah rata-rata historisnya. Aksi buyback ini mencerminkan pandangan positif manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan serta upaya untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
4. Dampak Terhadap Kinerja Keuangan
Pelaksanaan buyback ini diyakini tidak akan berdampak negatif terhadap pendapatan maupun pembiayaan operasional perusahaan. Justru, aksi ini diproyeksikan akan memberikan dampak positif terhadap Laba Per Saham (EPS) perseroan setelah buyback selesai dilaksanakan.
5. Penggunaan Saham Hasil Buyback
Saham-saham yang telah dibeli kembali rencananya akan dialokasikan untuk program kepemilikan saham tahunan bagi karyawan maupun manajemen.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!