PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang positif sepanjang tahun buku 2025 di tengah ekspansi jaringan toko yang masif. Melalui analisis fundamental saham MDIY, terlihat bahwa penguatan permodalan pasca penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering atau IPO) pada akhir 2024 menjadi motor utama penguatan struktur keuangan perusahaan.
Analisis Fundamental Saham MDIY dan Kinerja Keuangan 2025
Kinerja keuangan MDIY menunjukkan tren pertumbuhan yang solid baik dari sisi aset maupun pendapatan operasional sepanjang periode 2025. Berikut adalah rincian kinerja keuangan perusahaan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir pada 31 Desember 2025.
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam Jutaan IDR | 2025 | 2024 | Perubahan YoY |
| Total Aset | 7.623.888 | 6.335.306 | 20,34% |
| Aset Lancar | 3.578.822 | 3.248.074 | 10,18% |
| Aset Tidak Lancar | 4.045.066 | 3.087.232 | 31,02% |
| Total Liabilitas | 3.408.674 | 3.248.606 | 4,93% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 2.175.174 | 2.145.934 | 1,36% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 1.233.500 | 1.102.672 | 11,86% |
| Total Ekuitas | 4.215.214 | 3.086.700 | 36,56% |
Total aset MDIY mengalami kenaikan sebesar 20,34% yang didorong oleh peningkatan aset tetap dan aset hak-guna seiring dengan bertambahnya jumlah toko retail di berbagai wilayah. Peningkatan aset hak-guna dari Rp1,20 triliun menjadi Rp1,61 triliun mengindikasikan aktivitas sewa tempat usaha yang meningkat untuk mendukung operasional toko baru.
Struktur ekuitas perusahaan menunjukkan penguatan yang sangat signifikan sebesar 36,56% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh akumulasi laba ditahan yang tidak dicadangkan yang melonjak dari Rp977,39 miliar menjadi Rp1,95 triliun pada akhir 2025.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam Jutaan IDR | 2025 | 2024 | Perubahan YoY |
| Pendapatan | 7.922.246 | 6.789.565 | 16,68% |
| Laba Kotor | 4.365.024 | 3.737.538 | 16,79% |
| Laba Usaha | 1.652.660 | 1.582.886 | 4,41% |
| Laba Bersih | 1.130.990 | 1.078.274 | 4,89% |
| EPS (Rupiah penuh) | 44,03 | 42,63 | 3,28% |
Pendapatan bersih MDIY tumbuh 16,68% secara tahunan yang seluruhnya berasal dari penjualan barang dagangan melalui jaringan toko ritel fisik. Perusahaan mempertahankan margin laba kotor yang stabil di kisaran 55%, mencerminkan kemampuan manajemen dalam mengelola biaya pokok penjualan secara efektif meski volume pembelian meningkat.
Meskipun pendapatan tumbuh dua digit, laba bersih hanya naik tipis sebesar 4,89% karena adanya peningkatan beban penjualan, pemasaran, serta biaya operasional yang menyertai pembukaan toko-toko baru. Beban gaji dan tunjangan karyawan tercatat naik signifikan dari Rp844,6 miliar menjadi Rp1,02 triliun seiring penambahan jumlah personil.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 1,65x | Likuiditas lancar memadai untuk menutup utang jangka pendek. |
| Quick Ratio | 0,45x | Likuiditas sangat bergantung pada perputaran persediaan barang dagangan. |
| Gross Profit Margin | 55,10% | Efisiensi produksi dan penetapan harga jual yang sangat kompetitif. |
| Net Profit Margin | 14,28% | Profitabilitas bersih yang sehat untuk industri ritel skala besar. |
| ROA | 14,83% | Kemampuan aset dalam menghasilkan laba bersih tergolong efisien. |
| ROE | 26,83% | Pengembalian modal yang sangat tinggi bagi pemegang saham. |
| DER | 0,81x | Struktur modal sehat dengan total utang di bawah modal sendiri. |
MDIY memiliki profil risiko keuangan yang rendah dengan Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 0,81x, turun dari tahun sebelumnya yang berada di level 1,05x. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak terlalu bergantung pada utang bank untuk mendanai ekspansinya.
Namun, quick ratio yang rendah (0,45x) mengonfirmasi bahwa mayoritas aset lancar perusahaan tertahan dalam bentuk persediaan barang dagangan senilai Rp2,59 triliun. Strategi manajemen persediaan menjadi krusial karena risiko barang rusak atau hilang merupakan salah satu fokus utama dalam audit keuangan perusahaan.
D. Valuasi Saham
Berdasarkan harga penutupan pasar pada 13 April 2026 sebesar Rp885 per lembar saham, berikut adalah indikator valuasinya:
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | 20,10x | Valuasi moderat cenderung premium, mencerminkan ekspektasi pertumbuhan ritel. |
| PBV | 5,29x | Saham dihargai di atas nilai buku, wajar untuk perusahaan dengan ROE tinggi. |
Dengan nilai Price to Earnings Ratio (PER) sebesar 20,10x, pasar memberikan apresiasi yang cukup tinggi terhadap potensi pertumbuhan MDIY di masa depan. Angka ini tergolong wajar bagi sektor ritel konsumen yang memiliki arus kas operasional kuat dan model bisnis yang mudah diduplikasi secara geografis.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, MDIY menunjukkan fundamental yang tangguh dengan pertumbuhan pendapatan yang konsisten dan tingkat pengembalian ekuitas (ROE) yang impresif di level 26,83%. Penguatan struktur modal pasca IPO memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk terus mengekspansi jaringan toko MR DIY di luar pulau Jawa.
Meskipun biaya operasional meningkat, efisiensi pada margin laba kotor tetap terjaga, memberikan perlindungan terhadap fluktuasi ekonomi makro.
Profil Singkat Perusahaan
PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan eceran kebutuhan rumah tangga, perabotan, alat tulis, dan peralatan elektronik dengan merek dagang MR DIY. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada Maret 2017 dan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada akhir 2024. Dengan lebih dari 1.000 toko yang tersebar di wilayah Jawa dan Non-Jawa, MDIY memposisikan diri sebagai salah satu peritel terbesar di Indonesia dengan fokus pada harga yang terjangkau
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


