Friday, April 24, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeAnalisis SahamLaba Bersih Membalik, Simak Kinerja Keuangan PEHA Q1 2026 yang Solid

Laba Bersih Membalik, Simak Kinerja Keuangan PEHA Q1 2026 yang Solid

PT Phapros Tbk (PEHA) mengawali tahun 2026 dengan pencapaian positif melalui pembalikan kinerja keuangan dari rugi menjadi laba bersih. Emiten farmasi ini mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 10,17% yang memperkuat Kinerja Keuangan PEHA Q1 2026 di tengah dinamika industri kesehatan.

Pertumbuhan laba usaha yang signifikan menunjukkan efisiensi operasional yang lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hingga penutupan pasar 23 April 2026, harga saham PEHA berada di level Rp306 per lembar.

Bedah Kinerja Keuangan PEHA Q1 2026 dan Rasio Efisiensi

Laporan keuangan interim menunjukkan adanya pertumbuhan aset dan liabilitas yang mencerminkan peningkatan aktivitas operasional perusahaan. Berikut adalah ringkasan posisi keuangan perusahaan.

A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Dalam Ribuan IDRQ1 2026 (31 Mar)FY 2025 (31 Des)Perubahan (%)
Total Aset1.430.086.0441.387.176.2613,09%
Aset Lancar678.146.414642.034.5085,62%
Aset Tidak Lancar751.939.630745.141.7530,91%
Total Liabilitas1.001.850.880959.702.5904,39%
Liabilitas Jangka Pendek322.435.154280.773.94414,84%
Liabilitas Jangka Panjang679.415.726678.928.6460,07%
Total Ekuitas428.235.164427.473.6710,18%

Total aset mengalami peningkatan yang didorong oleh kenaikan aset lancar, terutama pada pos kas dan setara kas serta piutang usaha pihak berelasi. Kas dan setara kas naik dari Rp120,9 miliar menjadi Rp137,1 miliar pada akhir Maret 2026.

Peningkatan liabilitas jangka pendek yang cukup tajam sebesar 14,84% dipicu oleh kenaikan utang usaha kepada pihak ketiga dan pihak berelasi. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas pengadaan bahan baku untuk mendukung pertumbuhan penjualan.

Struktur ekuitas relatif stabil dengan kenaikan tipis sebesar 0,18% yang berasal dari akumulasi laba periode berjalan. Perusahaan tetap menjaga saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya sebesar Rp469,7 miliar untuk memperkuat fondasi permodalan.

B. Laporan Laba Rugi

Dalam Ribuan IDRQ1 2026Q1 2025Perubahan (%)
Pendapatan221.087.724200.670.56610,17%
Laba Kotor103.977.86389.169.27816,61%
Laba Usaha12.625.0063.642.486246,60%
Laba Bersih761.493(5.921.977)Perbaikan
EPS (Rupiah Penuh)2(7)Perbaikan

Pendapatan usaha tumbuh positif sebesar 10,17%, yang didominasi oleh penjualan kepada pihak berelasi senilai Rp133,6 miliar atau setara 60% dari total omzet. Pertumbuhan laba kotor yang lebih tinggi dari pendapatan (16,61%) mengindikasikan pengelolaan beban pokok penjualan yang lebih efisien.

Laba usaha melonjak sangat signifikan hingga 246,60% karena pertumbuhan beban usaha yang terkendali dibandingkan pertumbuhan laba bruto. Hal ini menjadi katalis utama bagi perusahaan untuk mencetak laba bersih periode berjalan sebesar Rp761,5 juta.

Pembalikan kinerja dari rugi bersih Rp5,9 miliar pada kuartal pertama tahun lalu menjadi laba pada tahun ini merupakan sinyal pemulihan fundamental. Basic earnings per share (EPS) pun membaik menjadi Rp2 per lembar saham dari sebelumnya negatif Rp7.

C. Analisis Rasio Keuangan

RasioNilaiInterpretasi Singkat
Current Ratio2,10 kaliLikuiditas sangat kuat untuk membayar utang jangka pendek.
Quick Ratio1,65 kaliKemampuan membayar utang tanpa mengandalkan persediaan cukup tinggi.
Margin Laba Kotor47,03%Efisiensi produksi dan penetapan harga jual cukup kompetitif.
Margin Laba Bersih0,34%Profitabilitas masih tipis akibat beban keuangan yang tinggi.
ROA (Disetahunkan)0,21%Kemampuan aset menghasilkan laba masih perlu ditingkatkan.
ROE (Disetahunkan)0,71%Tingkat pengembalian investasi bagi pemegang saham masih rendah.
Debt to Equity Ratio (DER)2,34 kaliStruktur modal didominasi oleh utang, menunjukkan risiko leverage tinggi.

Rasio likuiditas yang tercermin dalam current ratio sebesar 2,10 kali menunjukkan bahwa posisi aset lancar perusahaan masih sangat mencukupi. Namun, perusahaan menghadapi tantangan pada margin laba bersih yang hanya sebesar 0,34%.

Tingginya beban keuangan neto sebesar Rp10,6 miliar menjadi faktor penekan utama terhadap laba bersih. Struktur modal dengan DER sebesar 2,34 kali mengindikasikan beban bunga pinjaman bank masih sangat memengaruhi profitabilitas akhir.

Pemanfaatan aset (ROA) dan modal (ROE) yang masing-masing di bawah 1% menunjukkan efektivitas operasional yang belum optimal secara keseluruhan. Fokus pada penurunan liabilitas berbunga akan sangat membantu meningkatkan margin laba di masa depan.

D. Valuasi Saham

Menggunakan harga penutupan Rp306, berikut adalah indikator valuasinya.

IndikatorNilaiInterpretasi
PER38,25 kaliValuasi relatif tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan laba.
PBV0,60 kaliSaham diperdagangkan di bawah nilai buku ekuitasnya (undervalued).

Berdasarkan nilai buku per saham (BVPS) sebesar Rp509,8, saham PEHA saat ini ditawarkan pada PBV 0,60 kali. Secara historis dan umum, PBV di bawah 1,0 kali sering kali dianggap sebagai valuasi yang terdiskon.

Namun, nilai PER yang mencapai 38,25 kali mengindikasikan bahwa pasar memberikan premi harga yang cukup tinggi terhadap laba saat ini. Investor cenderung melihat potensi pemulihan laba yang lebih besar pada kuartal-kuartal berikutnya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan perusahaan pada awal tahun 2026 menunjukkan tren pemulihan operasional yang cukup solid dengan pembalikan laba bersih. Kenaikan pendapatan dan perbaikan laba usaha menjadi catatan positif bagi fundamental emiten farmasi ini. Meskipun demikian, beban liabilitas yang tinggi dan margin bersih yang tipis masih menjadi tantangan yang perlu dicermati oleh para investor.

Profil Singkat Perusahaan

PT Phapros Tbk (PEHA) didirikan pada tahun 1954 dan merupakan bagian dari entitas anak PT Kimia Farma Tbk. Perusahaan bergerak dalam bidang manufaktur farmasi dengan memproduksi berbagai obat-obatan termasuk segmen over the counter (OTC), ethical, dan obat generik berlogo (OGB). Produk unggulan perusahaan yang cukup dikenal luas di pasar Indonesia adalah kelompok produk Antimo.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular