PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) atau Jatis Mobile mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat signifikan sepanjang tahun 2025. Dalam pelaksanaan Public Expose tahunan yang digelar secara daring pada 18 Desember 2025, manajemen mengungkapkan sejumlah capaian positif baik dari sisi profitabilitas maupun operasional.
Kinerja Keuangan yang Impresif
Perseroan berhasil membukukan kenaikan performa keuangan yang mencolok dibandingkan tahun sebelumnya:
- Laba Bersih: Melonjak drastis sebesar 282% (YoY).
- EBITDA: Tumbuh signifikan sebesar 151% (YoY).
- Pendapatan: Meningkat sebesar 15% (YoY).
- Peningkatan Margin: EBITDA margin naik menjadi 6% (sebelumnya 3%), dan net income margin meningkat menjadi 3% (sebelumnya 1%).
Manajemen menjelaskan bahwa lonjakan EBITDA ini didorong oleh peningkatan trafik messaging, keberhasilan menekan harga pokok penjualan (COGS), serta efisiensi beban operasional (OPEX) melalui pemanfaatan teknologi AI dan otomatisasi internal.
Operasional dan Transformasi Digital
Dari sisi bisnis, JATI menunjukkan dominasi yang kuat di sektor teknologi informasi:
- Pertumbuhan WhatsApp API: Volume transaksi melonjak 111%, didorong oleh penambahan klien baru dari sektor perbankan, multifinance, dan asuransi.
- Volume Messaging: Secara keseluruhan tumbuh 31,54% (YoY).
- Inovasi AI: Meluncurkan solusi Agentic AI, Robocall & IVR Call, serta menjadi Business Solution Provider (BSP) pertama yang merilis WhatsApp Call untuk sektor perbankan.
- Pemberdayaan Reseller: Melalui platform Berandatoko PPOB, Perseroan kini didukung oleh lebih dari 1.800 reseller.
Rencana Strategis dan Dividen 2026
Menatap tahun 2026, JATI telah menyiapkan strategi ekspansi untuk menjaga keberlanjutan bisnis:
- Target Reseller: Membidik pencapaian 10.000 reseller Berandatoko di tahun 2026 melalui tim lapangan dan program edukasi MagangHub.
- AI sebagai Growth Engine: Teknologi AI diproyeksikan menjadi core business jangka menengah seiring meningkatnya penggunaan solusi AI oleh klien enterprise.
- Kebijakan Dividen: Perseroan menyatakan komitmen untuk tetap membagikan dividen dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan ekspansi.
Manajemen optimis tren positif ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang seiring dengan perbaikan fundamental bisnis yang telah dilakukan.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!