Banjarbaru, 17 Oktober 2025 – PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HIS), perseroan
penyedia jasa logistik dan transportasi laut terkemuka di Indonesia, kembali
menorehkan prestasi membanggakan. Pada 9 Oktober 2025 di Novotel Banjarbaru, HIS
menerima Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) dari Pemerintah
Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
(Disnakertrans).
Penghargaan ini diberikan atas komitmen HIS dalam melaksanakan program
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten hingga berhasil mencapai
4.716.546 jam kerja tanpa kecelakaan kerja, terhitung sejak 1 Desember 2021 hingga 31
Desember 2024.
Direktur Operasi PT Hasnur Internasional Shipping Tbk Laorentina Devi menyampaikan
bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh insan HIS dalam
membangun budaya kerja yang berlandaskan asas keselamatan, keaman, disiplin, dan
berorientasi pada keandalan operasional.
“Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan sistem keselamatan kerja yang selama ini
kami terapkan. Menumbuhkan budaya keselamatan kerja merupakan hal utama dalam
mewujudkan layanan yang andal dan unggul,” ujar Laorentina Devi.
Ia menambahkan bahwa dengan penerapan budaya kerja yang aman, HIS mampu
menjaga kelancaran aktivitas bongkar muat, memastikan keberangkatan armada tepat
waktu, serta meminimalkan potensi gangguan operasional di seluruh jalur pelayaran.
Dalam praktiknya, kampanye budaya keselamatan kerja terus digaungkan melalui
berbagai kegiatan, salah satunya dalam rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3) Nasional yang diperingati setiap tahun. Momentum tersebut dimanfaatkan
HIS untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi dan kampanye kreatif di
lingkungan internal perusahaan.
Penerapan budaya K3 di HIS tidak hanya terbatas pada kegiatan operasional kapal,
tetapi juga diterapkan secara menyeluruh di seluruh unit kerja. HIS secara konsisten
menerapkan prinsip keselamatan kerja dan terus melengkapi armada sesuai dengan
standar keselamatan internasional, seperti International Safety Management (ISM)
Code pada armada yang dibutuhkan, ISO 45001:2018, serta peraturan nasional yang
berlaku.
Selain itu, HIS telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (SMK3) secara konsisten, meliputi inspeksi rutin kapal, penyediaan alat
pelindung diri, tanda keselamatan, serta pelatihan dan sertifikasi kru sesuai STCW
Manila 2010 yang mengatur tentang standar baru untuk pelatihan, sertifikasi, dan tugas
jaga pelaut. Langkah ini memastikan kesiapsiagaan kru terhadap kondisi darurat
sekaligus meningkatkan disiplin operasional di lapangan.
HIS juga memperhatikan keselamatan di lingkungan kerja darat melalui penyediaan
fasilitas seperti APAR, hydrant, smoke detector, sprinkler, jalur evakuasi, dan kotak P3K
di area kerja. Selain itu, juga dilakukan berbagai pelatihan keselamatan bagi karyawan
darat seperti latihan simulasi kebakaran, pelatihan pertolongan pertama pada
kecelakaan, pelatihan keadaan darurat, dan lainnya.
Dengan diraihnya penghargaan Zero Accident Award ini, HIS meneguhkan komitmennya
dalam menjaga keselamatan kerja sebagai bagian dari keandalan operasional
perusahaan.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


