Jakarta, 5 Maret 2026 – PT Chandra Asri Pacific Tbk, perusahaan penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, menyampaikan klarifikasi terkait pemberitahuan force majeure yang ditujukan kepada pelanggan di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi jalur distribusi energi dan rantai pasok internasional, termasuk perkembangan situasi di kawasan Selat Hormuz.
Pemberitahuan force majeure merupakan langkah preventif yang secara administratif harus dilakukan sesuai ketentuan kontraktual, sebagai bentuk mitigasi risiko kerugian dan transparansi atas kondisi eksternal di luar kendali Perusahaan.
Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporasi Chandra Asri Group, Suryandi, menjelaskan bahwa penyampaian force majeure merupakan prosedur umum dalam praktik bisnis global ketika terdapat potensi gangguan termasuk jalur logistik internasional, “Langkah ini kami ambil sebagai bentuk transparansi dan pencegahan timbulnya kerugian yang besar kepada mitra usaha serta pemangku kepentingan. Pemberitahuan force majeure tidak serta-merta mencerminkan penghentian operasional Perusahaan, melainkan bagian dari mitigasi risiko atas dampak situasi eksternal yang semakin berkembang “ ujar Suryandi.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini kegiatan operasional Perusahaan masih berjalan sebagaimana mestinya. Namun demikian, Perusahaan terus memantau perkembangan situasi global secara cermat, dan melakukan evaluasi berkala terhadap potensi implikasi yang dapat menimbulkan gangguan operasional Perusahaan secara langsung maupun tidak langsung.
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko yang terukur, Chandra Asri menjalankan penyesuaian tingkat operasional (run rates) secara selektif sesuai dengan kondisi pasokan dan kebutuhan produksi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan usaha serta stabilitas pasokan terhadap pelanggan.
Selain itu, Perseroan memiliki kerangka manajemen risiko dan sistem perencanaan operasional yang dirancang untuk merespons dinamika pasar secara adaptif. Upaya tersebut mencakup diversifikasi sumber bahan baku, pengelolaan inventori secara prudent, serta penguatan koordinasi dalam rantai pasok guna menjaga fleksibilitas operasional.
Komunikasi dan koordinasi dengan pelanggan, pemasok serta mitra logistik juga dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan keselarasan informasi serta kesiapan dalam mengantisipasi kondisi yang dapat memengaruhi pelaksanaan kewajiban kontraktual. Dalam situasi global yang dinamis ini, Chandra Asri berfokus pada kesinambungan operasional dan ketahanan bisnis, dengan tetap melakukan evaluasi berkala atas perkembangan yang terjadi.
Tentang Chandra Asri Group
Chandra Asri Group adalah penyedia terkemuka solusi energi, kimia, dan infrastruktur di Asia Tenggara, yang memasok produk dan layanan ke berbagai industri manufaktur di pasar domestik maupun internasional. Sejak didirikan pada tahun 1992, Chandra Asri Group terus berkembang dan memperkuat reputasinya sebagai mitra pertumbuhan yang andal dengan aset strategis yang tersebar di Indonesia dan Singapura. Portofolio aset Perusahaan mencakup kilang dengan kapasitas 237.000 barel per hari dan unit ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton di Pulau Bukom, 2,5 juta metrik ton aset kimia hilir di Pulau Jurong, dan naphtha cracker di Cilegon yang pertama di Indonesia dengan kapasitas 0,9 juta metrik ton. Operasi bisnis Perusahaan didukung oleh aset infrastruktur inti yang mencakup energi, air, pelabuhan & penyimpanan, serta logistik. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.chandra-asri.com
Baca Juga: Chandra Asri Pacific (TPIA) Siapkan Rp2 Triliun untuk Aksi Buyback Saham | PintarSaham
Sumber Informasi: Siaran Pers IDX
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!