Laporan Keuangan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) Periode Semester 1 2026 Menunjukkan Penurunan Kinerja yang Cukup Signifikan. Perusahaan mencatatkan rugi bersih yang membengkak di tengah tekanan beban operasional serta penurunan pendapatan.
Kinerja Keuangan MLIA Semester 1 2026
Berikut adalah ringkasan kinerja keuangan PT Mulia Industrindo Tbk untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 dibandingkan periode sebelumnya.
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam Ribuan IDR | Q2 2026 (30 Juni 2026) | FY 2025 (31 Des 2025) | Perubahan YoY / YTD |
| Total Aset | 7.335.458.803 | 7.367.794.144 | -0,44% |
| Aset Lancar | 2.276.606.972 | 2.407.049.919 | -5,42% |
| Aset Tidak Lancar | 5.058.851.831 | 4.960.744.225 | +1,98% |
| Total Liabilitas | 2.096.367.083 | 1.969.998.895 | +6,41% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 1.183.701.577 | 950.242.049 | +24,57% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 912.665.506 | 1.019.756.846 | -10,50% |
| Total Ekuitas | 5.239.091.720 | 5.397.795.249 | -2,94% |
Total aset MLIA mengalami penurunan tipis sebesar 0,44% yang dipicu oleh berkurangnya kas dan setara kas pada aset lancar. Di sisi lain, aset tidak lancar tumbuh naik 1,98% didukung oleh penambahan aset tetap.
Struktur kewajiban perusahaan menunjukkan peningkatan pada liabilitas jangka pendek hingga 24,57%, terutama akibat kenaikan utang bank dan utang usaha. Kenaikan utang jangka pendek ini berimbas pada tergerusnya total ekuitas perusahaan sebesar 2,94%.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam Ribuan IDR | Semester 1 2026 | Semester 1 2025 | Perubahan YoY |
| Pendapatan | 1.950.238.849 | 2.001.552.267 | -2,56% |
| Laba Kotor | 341.228.952 | 110.140.006 | +209,81% |
| Laba (Rugi) Usaha | 51.829.607 | (171.573.594) | Turnaround |
| Laba (Rugi) Bersih | (158.703.529) | 29.084.511 | -645,67% |
| EPS (Rupiah penuh) | (23,99) | 4,40 | -645,23% |
Pendapatan perseroan mengalami koreksi sebesar 2,56% YoY. Meski laba kotor sempat melonjak tajam hingga 209,81%, peningkatannya tertahan oleh tingginya beban operasional serta penyesuaian beban pajak penghasilan.
Kondisi tersebut menyebabkan perusahaan berbalik membukukan rugi bersih sebesar Rp158,70 miliar pada Semester 1 2026, dibandingkan laba bersih Rp29,08 miliar pada Semester 1 2025. Hal ini turut berdampak pada penurunan nilai rugi per saham dasar menjadi Rp23,99.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 1,92x | Likuiditas jangka pendek masih tergolong aman. |
| Quick Ratio | 0,92x | Kemampuan memenuhi kewajiban instan cukup tertekan tanpa persediaan. |
| Margin Laba Kotor | 17,50% | Efisiensi biaya produksi membaik dibanding periode sebelumnya. |
| Margin Laba Bersih | -8,14% | Perusahaan mengalami margin negatif akibat kerugian bersih. |
| ROA | -2,16% | Efisiensi pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba masih negatif. |
| ROE | -3,03% | Tingkat pengembalian terhadap ekuitas berada di area negatif. |
| DER | 0,40x | Struktur struktur utang terhadap modal tergolong relatif sehat. |
Meskipun rasio Debt to Equity Ratio (DER) di angka 0,40x mencerminkan tingkat utang yang terkendali, rasio profitabilitas seperti Margin Laba Bersih, ROA, dan ROE tertekan ke zona negatif. Hal ini menandakan efisiensi operasional bersih perusahaan perlu mendapat perhatian.
D. Valuasi Saham
Dengan menggunakan harga penutupan saham Rp230 pada 24 Juli 2026 dan jumlah saham beredar sebanyak 6.615.000.000 lembar, diperoleh angka valuasi sebagai berikut:
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | Negatif | Valuasi Price to Earnings tidak dapat dihitung wajar karena posisi rugi bersih. |
| PBV | 0,29x | Nilai Price to Book Value sangat rendah dan berada jauh di bawah nilai bukunya. |
Berdasarkan nilai PBV sebesar 0,29x, saham MLIA secara teori diperdagangkan pada tingkat diskon yang cukup dalam dibanding harga nilai bukunya. Namun, tingkat diskon ini mencerminkan risiko profitabilitas yang sedang dihadapi oleh emiten.
Kesimpulan
Kinerja finansial PT Mulia Industrindo Tbk pada Semester 1 2026 menghadapi tantangan berat dari sisi profitabilitas yang menyebabkan perusahaan mencatatkan rugi bersih. Meskipun valuasi PBV tergolong relatif diskon dan rasio utang aman, calon investor perlu mempertimbangkan potensi pemulihan laba operasi pada semester berikutnya.
Profil Singkat Perusahaan
PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) didirikan pada tahun 1986 dan berdomisili di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Melalui entitas anak PT Muliaglass, perusahaan bergerak dalam industri manufaktur kaca lembaran, kaca pengaman, botol kemasan, dan glass block.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin