Saham PT Haloni Jane Tbk (HALO) produsen sarung tangan karet ini menarik perhatian pasar seiring dengan terbitnya laporan keuangan perusahaan untuk periode semester I 2026.
Kinerja Keuangan Saham HALO Semester I 2026
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Tabel berikut menunjukkan perkembangan struktur neraca PT Haloni Jane Tbk pada semester I 2026 dibandingkan posisi akhir tahun 2025:
| Dalam Rupiah (IDR) | Semester I 2026 (30 Jun 2026) | FY 2025 (31 Des 2025) | Perubahan YoY / Periode |
| Total Aset | 328.813.850.253 | 298.430.112.584 | +10,18% |
| Aset Lancar | 203.927.247.062 | 169.228.335.530 | +20,50% |
| Aset Tidak Lancar | 124.886.603.191 | 129.201.777.054 | -3,34% |
| Total Liabilitas | 82.505.140.915 | 84.532.902.538 | -2,40% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 41.740.959.111 | 43.608.720.734 | -4,28% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 40.764.181.804 | 40.924.181.804 | -0,39% |
| Total Ekuitas | 246.308.709.338 | 213.897.210.046 | +15,15% |
Total aset perusahaan mengalami pertumbuhan positif sebesar 10,18% menjadi Rp 328,81 miliar. Peningkatan ini utamanya didorong oleh kenaikan kas dan bank dari Rp 29,96 miliar menjadi Rp 61,97 miliar per 30 Juni 2026.
Pada sisi kewajiban, total liabilitas menurun tipis sebesar 2,40%. Sebaliknya, ekuitas menguat sebesar 15,15% yang ditopang oleh perolehan laba berjalan serta pelaksanaan waran Seri I.
B. Laporan Laba Rugi
Tabel berikut menyajikan pencapaian laba rugi perusahaan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025:
| Dalam Rupiah (IDR) | Semester I 2026 (30 Jun 2026) | Semester I 2025 (30 Jun 2025) | Perubahan YoY |
| Penjualan | 94.310.438.789 | 100.459.256.754 | -6,12% |
| Laba Kotor | 18.775.855.552 | 11.501.646.420 | +63,24% |
| Laba Usaha | 9.511.081.582 | 3.208.298.707 | +196,45% |
| Laba Bersih Periode Berjalan | 9.360.323.992 | 3.653.125.215 | +156,23% |
| Laba per Saham Dasar (EPS) | Rp 1,55 | Rp 0,65 | +138,46% |
Penjualan bersih mencatatkan penurunan tipis 6,12% YoY. Kendati demikian, perusahaan berhasil menekan beban pokok penjualan secara signifikan dari Rp 88,96 miliar menjadi Rp 75,53 miliar.
Efisiensi biaya produksi tersebut melonjakkan laba kotor sebesar 63,24%. Hasil positif ini berlanjut pada laba bersih periode berjalan yang meroket 156,23% YoY menjadi Rp 9,36 miliar.
C. Analisis Rasio Keuangan
Tabel rasio keuangan mendasar perusahaan pada semester I 2026:
| Rasio Keuangan | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 4,89x | Likuiditas jangka pendek sangat kuat. |
| Quick Ratio | 2,88x | Likuiditas tanpa persediaan berada dalam kondisi sangat aman. |
| Margin Laba Kotor | 19,91% | Efisiensi biaya produksi membaik. |
| Margin Laba Bersih | 9,92% | Kemampuan menghasilkan laba bersih relatif tinggi. |
| ROA | 2,85% | Penggunaan aset dalam mencetak laba cukup efektif. |
| ROE | 3,80% | Imbal hasil atas modal modal sendiri berada pada tingkat wajar. |
| DER | 0,33x | Tingkat utang tergolong rendah dan aman. |
Profil likuiditas perusahaan terlihat sangat solid dengan current ratio mencapai 4,89x. Selain itu, tingkat laju utang terhadap ekuitas (DER) sebesar 0,33x mencerminkan struktur permodalan yang relatif aman dari risiko finansial tinggi.
D. Valuasi Saham
Menggunakan harga penutupan Rp 68 per saham pada 27 Juli 2026:
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER (Annualized) | 21,94x | Valuasi relatif wajar untuk emiten manufaktur pulih. |
| PBV | 1,68x | Perdagangan saham berada di atas nilai buku (book value). |
Berdasarkan laba bersih yang disetahunkan (annualized), rasio PER berada di angka 21,94x. Nilai PBV sebesar 1,68x mencerminkan harga pasar yang berada pada premi moderat dibanding nilai bukunya.
Kesimpulan
Saham HALO menunjukkan kinerja operasional yang membaik pada semester I 2026. Meskipun tingkat penjualan sedikit menurun, efisiensi beban pokok penjualan berhasil mendongkrak laba bersih perusahaan secara signifikan. Ditunjang oleh posisi kas yang tebal serta tingkat utang yang rendah, kesehatan finansial emiten berada dalam kondisi aman.
Profil Singkat Perusahaan
PT Haloni Jane Tbk (HALO) didirikan pada tahun 2001 dan beroperasi di bidang industri manufaktur sarung tangan karet (latex gloves) untuk kebutuhan medis dan non-medis. Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada Februari 2023.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin