Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeAnalisis SahamKinerja Laba Terkoreksi 4,5%, Simak Analisa Saham MYOR Berdasarkan Laporan Keuangan 2025

Kinerja Laba Terkoreksi 4,5%, Simak Analisa Saham MYOR Berdasarkan Laporan Keuangan 2025

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 7,23% year-on-year sepanjang tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Meskipun pendapatan meningkat, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan moderat sebesar 4,51% dibandingkan tahun sebelumnya, yang menjadi sorotan utama dalam analisa saham MYOR kali ini.

Rangkuman Kinerja Keuangan dalam Analisa Saham MYOR 2025

Kinerja keuangan perusahaan mencerminkan dinamika ekspansi di tengah fluktuasi biaya produksi dan beban operasional. Berikut adalah rincian laporan posisi keuangan dan laba rugi konsolidasian per 31 Desember 2025.

A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Dalam Miliaran IDR20252024Perubahan YoY
Total Aset31.379,9929.728,78+5,55%
Aset Lancar21.259,6919.600,91+8,46%
Aset Tidak Lancar10.120,3010.127,86-0,07%
Total Liabilitas13.017,0112.626,35+3,09%
Liabilitas Jangka Pendek6.294,257.383,11-14,75%
Liabilitas Jangka Panjang6.722,765.243,24+28,22%
Total Ekuitas18.362,9917.102,43+7,37%

Total aset perusahaan tumbuh didorong oleh peningkatan kas dan setara kas yang mencapai Rp5,84 triliun, atau naik sekitar 27,07% dari posisi tahun 2024. Pertumbuhan piutang usaha dari pihak berelasi juga menjadi kontributor signifikan dalam komposisi aset lancar, dengan nilai mencapai Rp8,16 triliun.

Struktur liabilitas menunjukkan pergeseran beban utang dari jangka pendek ke jangka panjang, terutama didorong oleh penerbitan obligasi berkelanjutan baru. Hal ini terlihat dari penurunan utang bank jangka pendek sebesar Rp1 triliun dan lonjakan utang obligasi jangka panjang menjadi Rp3,85 triliun.

Pertumbuhan ekuitas sebesar 7,37% didukung oleh saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya yang mencapai Rp17,94 triliun. Namun, terdapat aktivitas pembelian kembali saham (buyback) sebesar Rp349,89 miliar yang dicatatkan sebagai saham treasuri pada tahun 2025.

B. Laporan Laba Rugi

Dalam Miliaran IDR20252024Perubahan YoY
Pendapatan38.681,5636.072,95+7,23%
Laba Kotor8.492,268.302,30+2,29%
Laba Usaha3.723,713.915,36-4,89%
Laba Bersih2.865,183.000,37-4,51%
EPS (Rupiah)128,42134,19-4,30%

Pertumbuhan pendapatan didominasi oleh penjualan pasar lokal yang berkontribusi sebesar Rp22,83 triliun, sementara pasar ekspor menyumbang Rp15,87 triliun. Meskipun penjualan tumbuh, beban pokok penjualan meningkat lebih tinggi sebesar 8,71% akibat kenaikan biaya bahan baku dan pembungkus.

Laba bersih mengalami tekanan akibat kenaikan beban usaha, khususnya beban penjualan seperti biaya iklan dan promosi yang mencapai Rp2,86 triliun. Selain itu, beban bunga melonjak menjadi Rp593,09 miliar seiring dengan peningkatan jumlah utang obligasi yang diterbitkan perusahaan selama periode 2025.

C. Analisis Rasio Keuangan

RasioNilaiInterpretasi Singkat
Current Ratio3,38xLikuiditas sangat kuat untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.
Quick Ratio2,42xPosisi kas dan piutang sangat memadai tanpa bergantung pada stok.
Margin Laba Kotor21,95%Kemampuan menjaga margin di tengah kenaikan harga komoditas.
Margin Laba Bersih7,41%Profitabilitas bersih yang stabil meski mengalami penurunan tipis.
ROA9,27%Efisiensi pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
ROE15,83%Tingkat pengembalian modal yang menarik bagi pemegang saham.
DER0,71xStruktur modal sehat dengan tingkat utang di bawah modal.

Kekuatan utama perusahaan terletak pada rasio lancar (current ratio) yang meningkat tajam dari 2,65x menjadi 3,38x, menandakan manajemen modal kerja yang konservatif. Meskipun demikian, penurunan margin laba bersih dari 8,32% pada tahun 2024 menjadi 7,41% mencerminkan tantangan efisiensi biaya operasional.

Tingkat pengembalian ekuitas (Return on Equity) sebesar 15,83% menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu menghasilkan profitabilitas yang kompetitif di industri barang konsumsi. Rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) sebesar 0,71x berada dalam batas aman, memberikan ruang fleksibilitas finansial bagi perusahaan.

D. Valuasi Saham

Valuasi dihitung menggunakan harga penutupan pasar tanggal 9 April 2026 sebesar Rp1.940.

IndikatorNilaiInterpretasi
PER15,11xRelatif murah jika dibandingkan rata-rata historis sektor konsumen.
PBV2,38xValuasi wajar untuk perusahaan dengan kualitas fundamental kuat.

Berdasarkan harga Rp1940, saham MYOR diperdagangkan dengan rasio harga terhadap laba (Price to Earnings Ratio) sebesar 15,11x. Nilai ini mencerminkan valuasi yang cukup wajar di tengah penurunan EPS yang terjadi pada tahun fiskal 2025.

Rasio harga terhadap nilai buku (Price to Book Value) sebesar 2,38x menunjukkan bahwa pasar masih memberikan apresiasi premium terhadap merek dan aset strategis perusahaan. Valuasi ini dipandang cukup menarik bagi investor jangka panjang yang mengutamakan stabilitas fundamental dan arus kas yang kuat.

Kesimpulan

Kinerja keuangan tahun 2025 menunjukkan ketangguhan pendapatan perusahaan meskipun profitabilitas bersih sedikit tergerus oleh kenaikan beban bahan baku dan bunga. Dengan posisi kas yang melimpah dan rasio utang yang terjaga, perusahaan memiliki basis modal yang kuat untuk melanjutkan ekspansi atau pembagian dividen di masa depan. Fokus manajemen pada penguatan pasar ekspor dan efisiensi biaya akan menjadi kunci pemulihan laba pada periode mendatang.

Profil Singkat Perusahaan

PT Mayora Indah Tbk didirikan pada tahun 1977 dan mulai beroperasi secara komersial pada Mei 1978. Perusahaan bergerak dalam bidang industri makanan olahan, kembang gula, biskuit, serta pengolahan kopi melalui entitas anak seperti PT Torabika Eka Semesta. Dengan produk yang tersebar di pasar domestik dan lebih dari 100 negara, perusahaan merupakan salah satu pemain utama dalam industri fast-moving consumer goods di Asia.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments