Kinerja keuangan saham AXIO mencatatkan pertumbuhan impresif sepanjang periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026 didorong oleh penguatan pendapatan dan ekspansi margin operasional. Peningkatan aktivitas perakitan serta pemenuhan kebutuhan komputasi korporasi dan institusi menopang penguatan laba bersih PT Tera Data Indonusa Tbk secara signifikan.
Kinerja Keuangan Saham AXIO dan Realisasi Neraca Perusahaan
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam Ribuan IDR | Q3 2026 | FY 2025 | Perubahan YoY |
| Total Aset | 1.417.481.049 | 1.245.054.913 | +13,85% |
| Aset Lancar | 1.033.260.847 | 836.787.421 | +23,48% |
| Aset Tidak Lancar | 384.220.203 | 408.267.492 | -5,89% |
| Total Liabilitas | 843.315.731 | 707.959.748 | +19,12% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 749.929.869 | 696.591.030 | +7,66% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 93.385.862 | 11.368.717 | +721,43% |
| Total Ekuitas | 574.132.199 | 537.095.165 | +6,90% |
(Catatan: Laporan keuangan emiten yang dipublikasikan per tanggal 30 September 2026 merupakan periode kuartal III/sembilan bulan berjalan, disajikan dalam ribuan Rupiah/IDR).
Total aset emiten mengalami ekspansi sebesar 13,85% menjadi Rp1,42 triliun, yang ditopang oleh peningkatan aset lancar khususnya pos persediaan neto yang mencapai Rp739,09 miliar dan lonjakan piutang usaha neto menjadi Rp194,58 miliar. Peningkatan modal kerja ini selaras dengan lonjakan volume operasional dan siklus pengadaan persediaan barang jadi pabrikan.
Pada sisi pendanaan, liabilitas jangka panjang melonjak signifikan hingga 721,43% menjadi Rp93,39 miliar akibat restrukturisasi dan penarikan fasilitas utang bank jangka panjang untuk investasi. Kendati total liabilitas terkerek 19,12%, total ekuitas tetap menguat menjadi Rp574,13 miliar seiring akumulasi laba bersih berjalan.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam Ribuan IDR | 9M 2026 (Q3) | 9M 2025 (Q3) | Perubahan YoY |
| Pendapatan | 1.358.620.117 | 1.093.777.660 | +24,21% |
| Laba Kotor | 224.989.089 | 169.354.638 | +32,85% |
| Laba Usaha | 101.229.863 | 57.488.371 | +76,09% |
| Laba Bersih | 61.030.399 | 33.234.341 | +83,63% |
| EPS (IDR penuh) | 10,45 | 5,69 | +83,66% |
Pertumbuhan pendapatan sebesar 24,21% didorong oleh kuatnya permintaan perangkat teknologi informasi dan keberhasilan penetrasi portofolio komersial perseroan. Peningkatan ini diimbangi oleh pengendalian beban pokok pendapatan yang terukur, sehingga margin laba kotor mengalami perluasan yang solid.
Efisiensi biaya operasional turut mendorong laba usaha melesat 76,09%, di mana pendapatan operasional lain juga memberikan kontribusi positif. Alhasil, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 83,63% menjadi Rp61,03 miliar, mengangkat earnings per share (EPS) dari Rp5,69 menjadi Rp10,45.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 1,38x | Kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek tergolong memadai dan aman. |
| Quick Ratio | 0,39x | Likuiditas cepat relatif ketat karena porsi aset lancar didominasi oleh persediaan. |
| Margin Laba Kotor | 16,56% | Profitabilitas kotor solid dengan peningkatan efisiensi rantai pasok manufaktur. |
| Margin Laba Bersih | 4,49% | Konversi laba bersih terhadap penjualan meningkat dari periode tahun sebelumnya (3,04%). |
| ROA (disetahunkan) | 5,74% | Efektivitas pemanfaatan aset dalam mencetak laba bersih berada pada level sehat. |
| ROE (disetahunkan) | 14,79% | Tingkat pengembalian terhadap modal pemegang saham entitas induk tergolong atraktif. |
| DER | 1,47x | Rasio solvabilitas berada pada tingkat moderat untuk industri manufaktur perangkat keras. |
Struktur likuiditas perseroan menunjukkan posisi current ratio sebesar 1,38x, yang mengindikasikan bahwa aset lancar mampu menutup seluruh kewajiban lancar secara penuh. Namun, nilai quick ratio sebesar 0,39x menunjukkan perputaran kas sangat bergantung pada kelancaran penjualan persediaan dan realisasi penagihan piutang usaha.
Tingkat profitabilitas perseroan mengalami ekspansi yang menggembirakan dengan Return on Equity (ROE) yang disetahunkan mencapai 14,79%. Sementara itu, Debt to Equity Ratio (DER) tercatat sebesar 1,47x, mencerminkan pemanfaatan leverage perbankan yang terkelola guna membiayai pengadaan modal kerja dan rantai pasokan perakitan.
D. Valuasi Saham
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER (disetahunkan) | 8,40x | Valuasi laba berada pada level murah (discount) dibandingkan rata-rata emiten teknologi domestik. |
| PBV | 1,24x | Nilai pasar diperdagangkan pada valuasi wajar (fair) mendekati nilai buku ekuitas. |
Pada harga penutupan 19 Oktober 2026 sebesar Rp117 per saham, saham AXIO diperdagangkan dengan Price to Earnings Ratio (PER) tahunan sebesar 8,40x berdasarkan proyeksi laba disetahunkan. Rasio ini tergolong diskon relatif terhadap valuasi rata-rata sektor teknologi dan manufaktur elektronik yang umumnya diperdagangkan di atas 15x.
Sementara itu, Price to Book Value (PBV) tercatat pada level 1,24x terhadap nilai buku per saham sebesar Rp94,20. Valuasi buku tersebut dinilai wajar dan mencerminkan premi pasar yang moderat terhadap aset bersih perseroan seiring kinerja profitabilitas yang terus bertumbuh.
Kesimpulan
Kinerja keuangan emiten sepanjang sembilan bulan tahun 2026 memperlihatkan pertumbuhan fundamental yang impresif dengan lonjakan laba bersih di atas 83%. Kendati demikian, investor perlu mencermati pengelolaan modal kerja mengingat likuiditas jangka pendek terikat cukup besar pada persediaan barang.
Profil Singkat Perusahaan
PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) adalah emiten teknologi informasi terintegrasi asal Indonesia yang memproduksi dan mendistribusikan perangkat komputer, laptop, dan komponen elektronik dengan merek utama Axioo dan Visipro. Resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 19 Juli 2022, perseroan menjalankan kegiatan komersial di bidang perakitan perangkat komputasi, penyediaan solusi teknologi informasi, serta perdagangan perlengkapan elektronik,
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin