Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Wismilak Inti Makmur Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 3,36 triliun , mengalami kenaikan 10,86% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 3,03 triliun.
- Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 9,99% menjadi Rp 2,72 triliun , terutama dipengaruhi oleh kenaikan pada persediaan dan piutang usaha.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 638,09 miliar , naik 14,81%, didorong oleh kenaikan nilai aset tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 1,29 triliun , naik 16,59% dibandingkan akhir tahun lalu (Rp 1,11 triliun).
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 1,18 triliun , meningkat 16,67%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 112,84 miliar , dengan kenaikan 15,68%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 2,06 triliun , naik 7,55% dibandingkan 31 Desember 2024 (Rp 1,92 triliun) , didorong oleh peningkatan saldo laba.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan (penjualan neto) perusahaan mencapai Rp 4,61 triliun , naik 34,32% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,43 triliun. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan volume penjualan.
Laba Bersih
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 284,96 miliar , naik 37,32% YoY dari periode yang sama tahun lalu (Rp 207,51 miliar). Perubahan ini disebabkan oleh pertumbuhan penjualan yang kuat yang melampaui kenaikan beban pokok penjualan.
Earnings per Share (EPS)
EPS tercatat sebesar Rp 137,28 , mencerminkan kenaikan 37,32% YoY (dari Rp 99,97), sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 2,30x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 0,67x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 21,73%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: 6,18%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 11,32% (annualized), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 18,44% (annualized), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,63x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 1.235 per 29 Okt 2025, PER tercatat 6,75x (annualized), mengindikasikan valuasi yang relatif murah dibandingkan rata-rata industri.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham (BVPS) sebesar Rp 991,91, PBV perusahaan berada di level 1,24x, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap nilai aset dan prospek pertumbuhan perusahaan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan WIIM selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat, didorong oleh kenaikan pendapatan yang signifikan. Profitabilitas juga meningkat, tercermin dari kenaikan laba bersih dan EPS yang substansial.
Pertumbuhan pendapatan dan margin yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan likuiditas yang ketat jika mengabaikan persediaan (Quick Ratio di bawah 1x) dan ketergantungan bisnis pada modal kerja yang besar (tingginya nilai persediaan).
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!