Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Wintermar Offshore Marine Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Semua angka dalam laporan keuangan disajikan dalam Dolar AS (USD). Untuk valuasi dan EPS, angka dikonversi ke Rupiah (Rp) menggunakan kurs tengah BI per 30 September 2025, yaitu Rp 16.680 per USD.
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar $255,84 juta, mengalami kenaikan 9,99% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar $232,54 juta.
- Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 23,50% menjadi $85,87 juta, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kenaikan signifikan Uang Muka Pembelian Aset Tetap.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar $169,97 juta, naik 4,26%, didorong oleh penambahan aset tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai $50,61 juta, naik 25,49% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar $22,75 juta, meningkat 8,78%, terutama disebabkan oleh kenaikan pada Beban Akrual.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi $27,86 juta, dengan kenaikan 43,49%, mencerminkan penambahan Utang Bank dan Lembaga Keuangan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar $205,23 juta, naik 6,77% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan laba ditahan (Saldo Laba Belum Ditentukan Penggunaannya) dan kenaikan Kepentingan Non Pengendali.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai $58,47 juta, turun 4,95% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar $61,51 juta.
Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai $9,23 juta, turun 53,13% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar $19,69 juta. Perlu dicatat bahwa Laba Bruto perusahaan sebenarnya meningkat 21,09% YoY menjadi $22,25 juta. Penurunan laba bersih terutama disebabkan oleh tidak adanya ‘Laba Pelepasan Aset Tetap’ yang sangat besar ($17,3 juta) yang dicatat pada tahun 2024, yang merupakan pos non-operasional dan non-berulang.
Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 34,53 (atau $0.00207), mencerminkan penurunan 54,10% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 3,77x, menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 2,65x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 38,05%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: 15,78%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA) (Setahunkan): 7,51%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE) (Setahunkan): 5,99%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,25x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sehat dan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah.
Valuasi Pasar
Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 440 per 29 Oktober 2025, PER (setahunkan) tercatat 9,56x, mengindikasikan valuasi yang relatif wajar.
Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 767,28, PBV perusahaan berada di level 0,57x, mencerminkan bahwa harga pasar saham saat ini berada di bawah nilai ekuitasnya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan WINS selama kuartal III 2025 menunjukkan perbaikan kinerja operasional inti, yang terlihat dari peningkatan Laba Bruto. Meskipun laba bersih secara YoY terlihat turun drastis, hal ini utamanya disebabkan oleh adanya keuntungan non-berulang yang sangat besar dari penjualan aset di tahun 2024.
Perusahaan secara aktif melakukan ekspansi, terlihat dari kenaikan uang muka pembelian aset tetap dan penambahan utang bank jangka panjang untuk pendanaan. Dengan rasio utang (DER) yang masih sangat rendah di 0,25x dan valuasi PBV di 0,57x, WINS memiliki ruang yang signifikan untuk bertumbuh menggunakan leverage sambil tetap diperdagangkan di bawah nilai bukunya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!