Pada semester pertama tahun 2025, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 379,60 triliun, mengalami perubahan sebesar -13,68% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 439,78 triliun.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami penurunan sebesar 14,41% menjadi Rp 194,34 triliun.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar turun 12,91% menjadi Rp 185,26 triliun.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 363,01 triliun, meningkat sebesar 6,24% dari tahun sebelumnya.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -15,72%, menjadi Rp 144,02 triliun.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 219,00 triliun, mengalami peningkatan sebesar 28,20%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 16,58 triliun, yang mencatatkan penurunan sebesar 83,09% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 73,16 triliun, yang mengalami penurunan sebesar 8,94% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp (82,54) triliun, yang mengalami penurunan sebesar 154,11% dari tahun sebelumnya.
Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp (92,75), menunjukkan penurunan sebesar 154,11% dibandingkan dengan semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 1,35 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 0,65 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 4,93%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: -112,82%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): -21,74%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): -497,68%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 21,89. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 7 Oktober 2025, yaitu Rp 555, PER perusahaan tercatat sebesar -5,98x, yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 29,78x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 555 dan nilai buku per saham sebesar Rp 18,64. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Terjadi penurunan pada beberapa aspek penting seperti total aset, pendapatan, dan laba bersih yang berujung pada kerugian. Peningkatan signifikan pada liabilitas jangka panjang dan penurunan drastis pada ekuitas juga menjadi perhatian. Rasio-rasio keuangan menunjukkan adanya tantangan dalam likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas. Investor perlu mempertimbangkan faktor-faktor ini secara cermat dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!