Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 56,66 triliun, mengalami perubahan sebesar kenaikan 8,42% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 52,25 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami penurunan sebesar 10,48% menjadi Rp 12,05 triliun.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 14,99% menjadi Rp 44,60 triliun, didorong oleh peningkatan investasi pada entitas asosiasi.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 16,95 triliun, meningkat sebesar 7,30% dari akhir tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami peningkatan sebesar 33,87%, menjadi Rp 7,84 triliun.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 9,12 triliun, mengalami penurunan sebesar 8,34%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 39,70 triliun, yang mencatatkan peningkatan sebesar 8,92% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 14,10 triliun, yang mengalami kenaikan sebesar 10,09% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 12,80 triliun.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 4,10 triliun, yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 46,18% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,81 triliun. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan laba bruto dan bagian atas laba entitas asosiasi.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 65,05, menunjukkan kenaikan sebesar 46,28% dibandingkan dengan semester 1 2024 yang sebesar Rp 44,47.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 1,54 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 0,80 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 33,63%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 29,10%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 15,06% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 21,54% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,43. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan yang tergolong sehat.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 6 Agustus 2025, yaitu Rp 955, PER perusahaan tercatat sebesar 7,34x (disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 1,84x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 955 dan nilai buku per saham sebesar Rp 518,7. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan PT Trimegah Bangun Persada Tbk pada semester pertama tahun 2025. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang solid dan peningkatan laba bersih yang signifikan. Rasio profitabilitas dan efisiensi yang sehat, ditambah dengan tingkat utang yang terkendali, menunjukkan fundamental yang kuat. Metrik valuasi seperti PER dan PBV juga berada pada level yang wajar. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi pasar dan prospek industri, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini! https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here