Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Trans Power Marine Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

(Seluruh nilai mata uang Rupiah dikonversi dari Dolar AS berdasarkan kurs 30 September 2025: $1 = Rp 16.680)

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 4.517,9 triliun, mengalami kenaikan 9,21% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 4.136,8 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 11,34% menjadi Rp 672,1 miliar, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada penurunan kas dan setara kas.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 3.845,8 triliun, naik 13,84%, didorong oleh kenaikan Aset tetap bersih (kapal dan peralatan).

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 2.086,4 triliun, naik 26,45% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 610,3 miliar, meningkat 35,80%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank jangka pendek dan bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 1.476,1 triliun, dengan kenaikan 22,96%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 2.431,5 triliun, turun 2,21% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh pembayaran dividen yang lebih besar dari laba periode berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 1.399,5 miliar, turun 6,15% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1.491,2 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari segmen Tunda dan Tongkang.

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 231,3 miliar, turun 21,44% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan serta kenaikan beban keuangan.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp 66,72 (dihitung dari $0.0040 dikali kurs 16.680), mencerminkan penurunan 31,03% YoY (dari $0.0058), sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,10x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,05x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 29,90%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 16,52%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 6,83% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 12,69% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,86x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 590 per 29 Oktober 2025, PER tercatat 6,63x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang relatif rendah dibandingkan rata-rata industri.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 695,41 (Ekuitas dibagi jumlah saham beredar), PBV perusahaan berada di level 0,85x, mencerminkan valuasi pasar yang berada di bawah nilai ekuitasnya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Trans Power Marine Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya penurunan profitabilitas yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun terdapat peningkatan nilai aset tetap. Penurunan pendapatan dan kenaikan beban keuangan menjadi sinyal negatif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan peningkatan leverage (DER naik dari 0,45x di 2024 menjadi 0,86x di Q3 2025) yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments