Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Suryamas Dutamakmur Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 3.498,09 triliun , mengalami kenaikan 1,03% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 3.462,27 triliun.
- Aset Lancar: Aset lancar menurun 5,92% menjadi Rp 1.061,51 triliun , terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan setara kas.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 2.436,58 triliun , naik 4,40%, didorong oleh kenaikan pada pos tanah yang belum dikembangkan.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 285,26 miliar , naik 13,37% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 240,06 miliar , meningkat 22,72%, terutama disebabkan oleh kenaikan pada liabilitas kontrak.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 45,20 miliar , dengan penurunan 19,29%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 3.212,82 triliun , naik 0,07% dibandingkan 31 Desember 2024 , didorong oleh peningkatan modal dari kepentingan nonpengendali.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 200,35 miliar , turun 62,70% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 537,18 miliar. Penurunan ini terutama ditopang oleh penurunan drastis pada penjualan tanah, rumah tinggal, dan ruko.
Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai -Rp 13,88 miliar (rugi) , turun 115,00% YoY dari periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan laba Rp 92,69 miliar. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan usaha yang signifikan.
Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp -2,91 , mencerminkan penurunan 115,00% YoY , sejalan dengan perubahan laba bersih dan jumlah saham beredar.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 4,42x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 0,96x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 57,37%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: -6,93%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): -0,53%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): -0,81%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,09x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
Price to Earnings Ratio (PER) Berdasarkan harga penutupan saham Rp 835 per 29 Oktober 2025, PER tercatat -215,2x, mengindikasikan valuasi tidak dapat diaplikasikan (negatif) karena perusahaan mencatatkan rugi.
Price to Book Value (PBV) Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 475,10, PBV perusahaan berada di level 1,76x, mencerminkan valuasi pasar 1,76 kali lipat dari nilai bukunya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Suryamas Dutamakmur Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan penurunan yang signifikan, terutama pada sisi pendapatan dan profitabilitas. Penurunan drastis penjualan real estat menjadi faktor utama yang menekan pendapatan usaha, yang berimbas pada pencatatan rugi bersih.
Meskipun demikian, dari sisi neraca, perusahaan masih mempertahankan struktur permodalan yang sangat kuat dengan Debt to Equity Ratio (DER) yang sangat rendah dan posisi likuiditas (Current Ratio) yang tinggi. Namun, investor perlu memperhatikan kemampuan perusahaan untuk memulihkan penjualan di kuartal selanjutnya guna memperbaiki profitabilitas yang tergerus.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!